Kubu Moeldoko: Tak Ada Lagi Masyarakat yang Percaya Drakor ala Kubu SBY

Rakhmatulloh, Sindonews · Senin 19 April 2021 23:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 19 337 2397446 kubu-moeldoko-rasanya-kubu-sby-kehilangan-akal-sehat-xDKrY6Abqo.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Pimpinan Moeldoko, Darmizal MS menyebut, langkah kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang melayangkan somasi terbuka kepada inisiator KLB Deli Serdang, adalah sebuah dagelan.

(Baca juga: DPP Demokrat Layangkan Somasi Terbuka ke Moeldoko Dkk)

"Sungguh itu satu dagelan konyol", kata seorang teman. Kenapa ? Bukankah Kubu SBY, AHY dan kaum musketir disekitarnya sudah melakukan aduan ke PN dalam dugaan perbuatan melawan hukum. Kalo sudah di pengadilan, kenapa sekarang di somasi? Layaknya, somasi dilakukan sebelum satu masalah dilaporkan. Tapi, itulah SBY yang lagi dikejar KLB (Karma Luar Biasa)," ujar Darmizal, Senin (19/4/2021).

(Baca juga: Tampil Gahar! Ini Seragam Baru Kopassus yang Sulit Terdeteksi Musuh)

Menurutnya, kubu SBY dan kroninya senang sekali memanipulasi opini agar rakyat simpati, bahwa mereka adalah pihak yang dizalimi. Somasi Terbuka ini dilayangkan setelah mereka mendaftarkan gugatan ke Pengadilan Negeri. Sejatinya, kata, Darmizal, somasi dilayangkan sebelum ada gugatan.

Lebih lanjut ia mengatakan, bagaimana pula ceritanya para pihak yang sedang bersengketa dan belum mendapatkan keputusan inkracht pengadilan, sudah main klaim sebagai pihak yang menang dan sah dalam Somasi Terbuka.

Dikatakan Darmizal, apakah SBY dan para penasehatnya pura-pura lupa atau kehilangan akal sehat untuk mengikuti peraturan yang harus ditaati bersama? Baginya somasi terbuka yang disampaikannya ke Moeldoko dan teman-teman yang pernah mengikuti KLB Partai Demokrat di Sibolangit, hanyalah intrik provokasi terbaru yang hanya ingin mengganggu harmonisasi di dalam pemerintahan Presiden Jokowi.

Dia menambahkan, inisitor KLB sangat yakin dan percaya, tak ada lagi masyarakat yang percaya dengan intrik atau model drakor (drama korea) ala kubu SBY.

"Kami berpesan, agar Kubu SBY tidak lagi membuat dagelan dagelan konyol dan hanya menjadi bahan tertawaan rakyat. Somasi Terbuka yg dilayangkan kubu SBY sama sekali tidak memiliki dasar hukum. Sengketa Partai Demokrat kedua belah pihak masih berlangsung, dan belum memiliki keputusan inkracht dari pengadilan. Karena itu, kedua belah pihak memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini