Menkes Ungkap 2 Penyebab Laju Corona di India Tak Terkendali

Fahreza Rizky, Okezone · Senin 19 April 2021 19:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 19 337 2397317 menkes-ungkap-2-penyebab-laju-corona-di-india-tak-terkendali-atOg81O8c0.jpg Menkes Budi Gunadi Sadikin (Foto : ist)

JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin mengatakan kepatuhan terhadap protokol kesehatan tidak boleh kendur meski vaksinasi massal sudah berlangsung.

Budi tak ingin Indonesia bernasib seperti India. Di sana laju penularan corona naik sangat tinggi karena adanya strain baru virus serta kendurnya prokes meski vaksinasi sudah jalan.

"Pasti rekan-rekan sudah menerima banyak video, berita mengenai apa yang terjadi di India, di mana kenaikan jumlah kasusnya melonjaknya sangat tinggi di saat vaksinasinya sukses dan jumlah kasusnya menurun drastis," kata Budi saat jumpa pers di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (19/4/202.

Baca juga:  Update Corona di Indonesia 19 April 2021: Positif 1.609.300 Orang, 1.461.414 Sembuh dan 43.567 Meninggal

Budi mengungkapkan, ada dua penyebab naiknya kasus corona di India. Pertama, karena adanha strain baru virus yang masuk. Kedua, kendurnya prokes meski vaksinasinya sudah berjalan. Masyarakat di sana disebut kurang waspada.

"Penyebabnya ada dua. Pertama, mutasi baru sudah masuk, juga di Indonesia walaupun kita masih sangat sedikit insidennya. Kedua, yang paling penting adalah karena mereka sudah vaksinasinya tinggi jumlah konfirmasi kasusnya menurun, mereka lupa, kurang waspada, mereka mengendurkan prokes," ungkapnya.

 Baca juga: Kasus Covid-19 Bertambah 4.952, Jabar Nomor Wahid

Menurut Budi, di Indonesia Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro dan vaksinasi sudah berhasil menurunkan laju penularan virus corona beserta keterisian rumah sakit.

"Tolinf kita jaga diri kita tetap waspada kita tetap hati-hati kita disiplin menjalankan prokes 3M mematuhi PPKM Mikro yang menurut kami sudah cukup baik jalannya kalau itu bisa tetap kita jalankan Insya Allah di masa Ramadan dan Idulfitri kita tak usah mengalami seperti yang ada di India," tutup Budi.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini