Bakal Terbitkan DPO dan Ajukan Red Notice, Jozeph Paul Zhang Sudah Jadi Tersangka?

Puteranegara Batubara, Okezone · Senin 19 April 2021 16:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 19 337 2397276 bakal-terbitkan-dpo-dan-ajukan-red-notice-jozeph-paul-zhang-sudah-jadi-tersangka-waig7TVlBJ.jpg Jozhep Paul Zhang mengaku nabi ke-26 (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Bareskrim Polri bakal segera menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) kepada Jozeph Paul Zhang. Hal itu nantinya akan menjadi dasar untuk mengajukan penerbitan Red Notice kepada Interpol.

Dengan begitu, Jozeph menyandang buronan. DPO dan Red Notice menjadi upaya penegakan hukum lantaran Jozeph Paul Zhang diduga berada di Negara Jerman.

"Bareskrim segera keluarkan DPO tentunya DPO ini akan diserahkan ke Interpol. Dan DPO ini tentunya menjadi daasar Interpol terbitkan Red Notice," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono dalam jumpa pers di Gedung Humas Polri, Jakarta Selatan, Senin (19/4/2021).

 Baca juga: Jerat Jozeph Paul Zhang, Bareskrim Periksa Saksi Ahli

Dalam proses menerbitkan DPO dan mengajukan Red Notice, seseorang tersebut harus sudah ditetapkan menjadi seorang tersangka.

Dengan begitu, Red Notice itu bakal membatasi pergerakan seseorang tersebut dalam melakukan perlintasan antar-negara. Selain itu, Red Notice juga menjadi wadah koordinasi dan komunikasi sesama aparat penegak hukum lintas negara.

Baca juga:  Polri Ungkap Jozeph Paul Zhang si Pengaku Nabi Berada di Jerman

Namun memang belum ada pernyataan resmi dari aparat kepolisian soal status hukum dari Jozeph Paul Zhang. Yang pasti, Bareskrim bakal segera menerbitkan DPO dan mengajukan Red Notice.

Sementara terkait upaya penegakan hukum, Polri sudah memeriksa keterangan saksi ahli. Proses itu dilakukan untuk menjerat Jozeph Paul Zhang dalam kasus dugaan penistaan atau penodaan agama.

"Polri telah melakukan pemeriksaan terhadap para saksi ahli terkait dengan beredarnya video tersebut," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta Selatan, Senin (19/4/2021).

Adapun saksi ahli yang diperiksa antara lain, ahli bahasa, ahli sosiologi hukum, dan ahli pidana. Hal itu dilakukan guna kepentingan penyidik menjerat Joseph Paul Zhang

"Telah dilakukan pemeriksaan yang tentunya keterangan saksi ahli ini sangat berguna bagi penyidik untuk memastikan kasus yang terjadi," ujar Rusdi.

Polri juga telah melakukan pendalaman dan memeriksa video yang beredar soal pernyataan Jozeph terkait pengakuannya sebagai Nabi ke-26.

Karena berada di luar negeri, Polri pun melakukan koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Ditjen Imigrasi dan pihak Interpol.

"Langkah-langkah yang telah diambil oleh Polri, Polri telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, Direktorat Jenderal Imigrasi dan juga Interpol," ujar Rusdi.

Terkait hal ini, Jozeph Paul Zhang disangka melanggar ujaran kebencian UU ITE Pasal 28 ayat (2) dan Pasal 156 a Tentang Penodaan Agama.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini