Jerat Jozeph Paul Zhang, Bareskrim Periksa Saksi Ahli

Puteranegara Batubara, Okezone · Senin 19 April 2021 16:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 19 337 2397232 jerat-jozeph-paul-zhang-bareskrim-periksa-saksi-ahli-ZGRefzr9lp.jpg Karopenmas Humas Polri Brigjen Rusdi (Foto : Sindo)

JAKARTA - Bareskrim Polri telah melakukan pemeriksaan atau meminta keterangan saksi ahli, untuk menjerat Jozeph Paul Zhang dalam kasus dugaan penistaan atau penodaan agama.

"Polri telah melakukan pemeriksaan terhadap para saksi ahli terkait dengan beredarnya video tersebut," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta Selatan, Senin (19/4/2021).

Baca juga:  Polri Ungkap Jozeph Paul Zhang si Pengaku Nabi Berada di Jerman

Adapun saksi ahli yang diperiksa antara lain, ahli bahasa, ahli sosiologi hukum, dan ahli pidana. Hal itu dilakukan guna kepentingan penyidik menjerat Joseph Paul Zhang

"Telah dilakukan pemeriksaan yang tentunya keterangan saksi ahli ini sangat berguna bagi penyidik untuk memastikan kasus yang terjadi," ujar Rusdi.

Baca juga:  Polri Bakal Segera Terbitkan DPO Jozeph Paul Zhang

Jozeph Paul Zhang kini diburu aparat penegak hukum karena videonya viral setelah mengaku sebagai Nabi ke-26. Ia diduga melakukan penodaan atau penistaan agama.

Polri menyatakan bahwa Jozeph Paul Zhang yang mengaku sebagai Nabi ke-26 terdeteksi keberadannya berada di Negara Jerman.

"Sampai sejauh ini penelusuran dari Polri yang bersangkutan ada di negara Jerman," ucap Rusdi.

Karena berada di luar negeri, Polri pun melakukan koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Ditjen Imigrasi dan pihak Interpol.

"Langkah-langkah yang telah diambil oleh Polri, Polri telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, Direktorat Jenderal Imigrasi dan juga Interpol," ujar Rusdi.

Disisi lain, Rusdi memastikan bahwa, Bareskrim Polri bakal segera menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) untuk Jozeph Paul Zhang.

"Bareskrim segera keluarkan DPO tentunya DPO ini akan diserahkan ke Interpol," ucap Rusdi.

Dengan upaya-upaya demikian, Polri mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tenang dan menyerahkan sepenuhnya penegakan hukum perkara ini ke Polri.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini