Praktik Suap ASN, Mulai Pemberian Uang hingga Fasilitas Rekreasi

Hasan Kurniawan, Okezone · Minggu 18 April 2021 20:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 18 337 2396756 praktik-suap-asn-mulai-pemberian-uang-hingga-fasilitas-rekreasi-cLzblGD7Pe.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

TANGERANG - Praktik suap pada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan instansi pemerintah, ternyata memiliki dampak buruk pada perilaku ASN. Tidak hanya uang dan barang, para ASN juga mendapatkan servis pribadi seperti rekreasi.

Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) Djayadi Hanan mengatakan, dalam survei yang dilakukan terhadap 1,201 PNS sebagai responden, diketahui bahwa PNS menerima suap untuk melancarkan urusan pemberi suap.

"PNS menerima uang untuk melancarkan urusan suatu pihak, dan didekati secara personal agar sewaktu-waktu dapat dimintai bantuan jika menghadapi masalah dengan pemerintah," katanya, dalam zoom meeting, Minggu (18/4/2021).

Baca juga:  LSI Rilis Survei 5 Tempat Paling Korup di Instansi Pemerintah

Selain uang, suap dalam bentuk barang juga kerap diterima oleh ASN. Tujuannya pun, untuk mendapatkan kemudahan dalam semua urusan. Bahkan, suap tersebut termasuk servis terhadap pribadi ASN seperti rekreasi.

"PNS menerima layanan pribadi (dari penerima suap), seperti kemudahan, fasilitas, bantuan, hingga rekreasi, dengan tujuan untuk melancarkan urusan suatu pihak. Para PNS mengakui, praktik itu banyak terjadi," sambungnya.

Baca juga:  Survei LSI: 25,4 Persen PNS Nilai Korupsi di Indonesia Menurun

Berdasarkan wawancara langsung yang dilakukannya, terungkap bahwa sebanyak 25,5% PNS sangat tahu kemungkinan korupsi di Instansinya. Namun, 69.6% diantaranya menjadi kurang tahu, dan bahkan tidak tahu sama sekali.

"PNS dari golongan yang lebih tinggi lebih punya pengetahuan tentang potensi korupsi di instansi," pungkasnya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini