Tresno Tutul, Anak Buah Tukul Arwana yang Wajahnya Mirip

Doddy Handoko , Okezone · Minggu 18 April 2021 06:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 18 337 2396479 tresno-tutul-anak-buah-tukul-arwana-yang-wajahnya-mirip-9aRZCGSldS.jpeg Tresno Tutul dan Tukul Arwana

NAMA pelawak Tukul Arwana sudah akrab di kalangan pemirsa TV. Tukul dikenal dengan acara Bukan Empat Mata yang dibawakannya.

Seperti diketahui, Tukul merintis karirnya dari bawah. Selepas SMA, selain melawak ia pernah bekerja sebagai sopir-angkotan (jurusan Johar-Panggung di Semarang).

Setelah dua tahun, Tukul berganti pekerjaan menjadi sopir truk gas elpiji di daerah Tanah Mas, Semarang Utara selama dua tahun, sebelum akhirnya kembali menjadi sopir angkutan.

Setelah berganti-ganti pekerjaan, Tukul akhirnya memuntuskan untuk hijrah ke Jakarta atas ajakan temannya Joko Dewo dan Tony Rastafara sekitar tahun 1992.

Rupanya jejak karir Tukul, membuat orang desa di pedalaman Jawa Tengah , tepatnya desa Randublatung, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, bernama Sutrisno (50) ingin mewujudkan mimpinya.

Kebetulan ia memiliki wajah mirip Tukul meski tidak ada hubungan darah. Ia juga mempunyai hobi melawak.

"Saya dulu di Desa Randublatung dulu pernah ikut lomba lawak tingkat RT. Terus di sekolah saya kadang-kadang mengisi acara perpisahan khususnya untuk acara guyon atau lawakan," ujarnya saat diwawancara.

Keinginannya begitu kuat untuk menjadi pelawak terkenal. Sehingga ketika ulus SMA, ia langsung ke Jakarta. Di Jakarta ia belum bekerja tapi masih ikut kakak- kakaknya yang ada di Jakarta.

"Perjalanan lika-liku hidup di Jakarta memang sangat luar biasa, saya bekerja dari kuli bangunan sampai menjadi pedagang asongan. Tinggal di kontrakan petakan. Pengalaman hidup yang pahit sudah saya rasakan," ungkapnya.

Tahun 2005, ia dikenalkan kepada Tukul oleh temannya yang sering main sinetron bernama Sakerah di acara Komedi Tengah Malam.

Baca Juga : Kisah Petrik, Asisten Tukul Arwana Pulang ke Desa Jualan Ayam Goreng

"Awal mulanya ketemu di Blok S, Jakarta Selatan, saat saya kerja ikut LSM. Begitu udah ketemu sama bos Tukul, saya kelihatan dekat seperti saudara sendiri, kalau memang dianggap saudara oleh beliau," ucapnya.

Awalnya, ia cuma sebagai penggembira yang teriak-teriak jika Tukul syuting. Kemudian lama-kelamaan dipercaya mendampingi dan membawa mobil pribadi Tukul.

"Nama asli saya, Sutrisno nama panggung Tresno Tutul. Sebenarnya nama Tutul, ada yang ngasih julukan , yaitu saat acara di Metro TV , "BBM Show" bersama Effendi Ghazali," ungkapnya.

Ia ikut Tukul tidak seharian di rumahnya, tapi jika ada acara ia pasti datang.

"Alhamdulillah ikut bos Tukul banyak pengalaman dan pelajaran yang sangat penting bagi saya. Satu di antaranya yaitu bisa belajar disiplin. Kemudian bisa belajar melawak yang baik danbenar," ujarnya.

Selain itu, ia belajar menyayangi dan mencintai pekerjaan melawak maka ia gabung di PASKI (Persatuan Seniman Komedi).

"Kalo pas ada waktu luang, ia juga menerima 'tanggapan' menyanyi Campursari," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini