Tak Bisa Ditolerir, Direktur RS Siloam Minta Penganiaya Perawatnya Ditindak Tegas

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Sabtu 17 April 2021 15:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 17 337 2396304 tak-bisa-ditolerir-direktur-rs-siloam-minta-penganiaya-perawatnya-ditindak-tegas-yLpI99V8HM.jpg Jason

BANDUNG - Siloam Hospitals meminta pihak kepolisian menindak tegas pelaku penganiayaan terhadap salah seorang perawatnya di RS Siloam Sriwijaya, Palembang. Siloam Hospitals menyesalkan tindak penganiayaan yang dilakukan pelaku yang juga keluarga pasien itu.

Siloam Hospitals berharap, pelaku penganiayaan Jason Tjakrawinata ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.

"Tenaga perawat dan kesehatan lainnya merupakan garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan," ujar Direktur RS Siloam Sriwijaya Palembang, Bona Fernando dalam keterangan resminya, Sabtu (17/4/2021).

Baca Juga:   Aniaya Perawat RS Siloam, Jason Tjakrawinata Dijerat Pasal Berlapis

Menurutnya, tenaga kesehatan perlu mendapatkan apresiasi yang tinggi sehubungan dengan fungsinya yang vital dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang baik bagi pasien dan masyarakat yang sehat dan produktif.

Bona menyatakan, Siloam Hospitals berkomitmen memberikan pelayanan optimal kepada pasien. Oleh karenanya, Siloam Hospitals berupaya keras untuk menciptakan dan menjaga lingkungan kerja yang aman dan kondusif bagi tenaga kesehatan, agar dapat bekerja optimal dalam melayani pasien.

"Siloam Hospitals menyesali tindakan kekerasan yang ditujukan kepada perawat di Siloam Sriwijaya. Kekerasan terhadap tenaga kesehatan adalah tindakan yang tidak dapat ditolerir," tegasnya.

Siloam Hospitals telah menyerahkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian. Pihaknya berharap, peristiwa kekerasan tersebut dapat diusut tuntas oleh pihak kepolisian.

"Serta menindak pelaku kekerasan kepada perawat kami dengan tegas sesuai hukum yang berlaku," katanya.

Baca Juga:  Perawat Dianiaya Orangtua Pasien, Apa Kata Dokter Tirta?

Bonar juga menyampaikan harapannya agar masyarakat turut mendoakan korban kekerasan tersebut, agar dapat pulih seperti sedia kala.

"Kami juga mengimbau masyarakat untuk menghargai semua tenaga kesehatan yang berjuang memberikan pelayanan kepada pasien di rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya," imbaunya.

Diketahui, peristiwa penganiayaan tersebut persis terjadi di dalam RS Siloam Sriwijaya ruangan IPD 6 kamar 6026. Dari video yang beredar luas dan viral, pelaku berbadan besar dan berkepala plontos yang kini sudah ditangkap polisi itu menganiaya seorang perawat perempuan tanpa ampun.

 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini