BPOM Sebut 71,4 Persen Relawan Vaksin Nusantara Alami Efek Samping

Agregasi VOA, · Sabtu 17 April 2021 08:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 17 337 2396164 bpom-sebut-71-4-persen-relawan-vaksin-nusantara-alami-efek-samping-wJG1TNXfVu.jpg Ilustrasi vaksinasi Covid-19.(Foto:Rauters Okezone)

JAKARTA - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengungkapkan, berdasarkan hasil studi uji klinik fase 1 vaksin Nusantara, sebanyak 20 dari 28 relawan penerima vaksin atau 71,4 persen di antara mereka mengalami kejadian yang tidak diinginkan (KTD) grade 1 dan 2.

Kepala BPOM Penny Lukito dalam keterangan tertulisnya mengatakan, seluruh relawan yang mengalami KTD berada pada kelompok penerima vaksin dengan kadar adjuvant 250 mikrogram (mcg) dan tanpa adjuvant.

Baca Juga: Disuntik Vaksin Nusantara, Aburizal Bakrie Ungkap Pernah Utang Nyawa dengan Terawan

“Kejadian yang tidak diinginkan (KTD) yang terjadi adalah nyeri lokal, nyeri otot, nyeri sendi, nyeri kepala, penebalan, kemerahan, gatal, ptechiae, lemas, mual, demam, batuk, pilek dan gatal,” ungkap Penny.

Baca Juga: Terawan Turun Langsung Suntikkan Vaksin Nusantara ke Aburizal Bakrie, Ini Fotonya

Lanjutnya, KTD grade 3, juga terjadi pada enam relawan dengan rincian seorang mengalami hipernatremi, dua orang mengalami peningkatan kadar blood urea nitrogen (BUN) dan tiga lainnya mengalami peningkatan kolesterol.

“Kejadian yang tidak diinginkan grade 3 merupakan salah satu pada kriteria penghentian pelaksanaan uji klinik yang tercantum pada protokol uji klinik, namun berdasarkan informasi tim peneliti saat inspeksi yang dilakukan Badan POM, tidak dilakukan penghentian pelaksanaan uji klinik dan analisis yang dilakukan oleh tim peneliti terkait kejadian tersebut,” jelasnya.

(saz)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini