Kisah Pembimbing Umroh dan Haji, Jamaah Bisa Jalan Lagi Tak Pakai Kursi Roda

Doddy Handoko , Okezone · Sabtu 17 April 2021 06:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 17 337 2396143 kisah-pembimbing-umroh-dan-haji-jamaah-bisa-jalan-lagi-tak-pakai-kursi-roda-ZyW93OUqrK.jpeg Salim Ashar, pembimbing haji dan umroh. (Ist)

Perjalanan dari bandara ke Madinah memakan waktu kira-kira 7 jam sejauh 700 km dengan bus. Sepanjang jalan pemandangan batu dan pasir.

Perjalanan ini adalah perjalanan menuju masjid Nabi, menuju rumah Nabi, menuju tempat di mana perjuangan Nabi digulirkan ke penjuru dunia.

Hotel di Madinah biasanya cukup baik. Kalau beruntung mendapatkan yang dekat dengan Masjid Nabawi.

"Biasanya catering menyiapkan selera makanan lidah Indonesia. Namun jika sesekali ingin merasakan makanan Arab dapat membeli disekitar hotel untuk dinikmati sendiri. Waktu makan adalah waktu berharga karena dapat berkumpul dengan jamaah," ucapnya.

Perjalanan ke dari Madinah ke Makkah cukup lama. Kendaraan biasanya berhenti sejenak untuk istirahat mengisi bensin dan jamaah dapat membeli makanan atau minuman dekat pom bensin. "Biasanya dipakai kesempatan untuk ke toilet," tuturnya. (erh)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini