DPR Minta Kasus Penganiayaan terhadap Perawat Diusut Tuntas

Tim Okezone, Okezone · Sabtu 17 April 2021 01:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 17 337 2396116 dpr-minta-kasus-penganiayaan-terhadap-perawat-diusut-tuntas-6LA2VbLXf2.jpg Anggota Komisi IX DPR Nabil Haroen. (Foto : Ist)

JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Muchamad Nabil Haroen, mengatakan, penganiayaan terhadap perawat, dokter, maupun tenaga kesehatan dalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan. Hal itu diungkapkannya terkait penganiayaan terhadap perawat Rumah Sakit (RS) Siloam Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan. Karena itu, ia mengatakan, harus ada tindakan hukum terhadap pelaku.

"Terkait penganiayaan perawat di RS Siloam Palembang, harus ada tindakan hukum untuk menyelesaikan kasus ini," ujarnya, Jumat (16/4/2021) malam.

Ia mengatakan, tenaga kesehatan memiliki standar etik dan professional yang harus dijaga bersama. Ia melanjutkan, mereka juga bekerja dalam rangka pengabdian untuk sesama.

"Pihak berwajib harus mengusut kasus ini, agar tidak menjadi peristiwa buruk yang berulang di kemudian hari," ujarnya.

Baca Juga : Viral! Keluarga Pasien Aniaya Perawat Perempuan karena Cabut Infus

Terlebih, menurut Nabiel Haroen, di tengah pandemi, profesi perawat sedang mengalami krisis dan tantangan hebat. Beban mereka bertambah drastis dan juga saat pandemi saat ini betul-betul tantangan hebat bagi tenaga kesehatan.

"Kami dari Komisi IX mendukung upaya peningkatan SDM, profesionalitas dan pelayanan dari tenaga kesehatan kita. Sekaligus, masyarakat seyogyanya mendukung dan mengapresiasi kerja keras serta pengabdian tenaga kesehatan, baik perawat maupun dokter," ujarnya. 

Baca Juga : Pria Penganiaya Perawat RS Siloam Ditangkap

Sebelumnya, perawat RS Siloam Sriwijaya Palembang, Kristina Ramauli (28) dianiaya JS, keluarga pasien yang tengah dirawat di ruang IPD 6 Kamar 6026, pada Kamis (15/4/2021) sekira pukul 13.40 WIB. Ia ditendang, dijambak, dan dibentak pelaku.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini