Kejagung Periksa 4 Saksi Usut Dugaan Korupsi ASABRI, Ini Identitasnya

Puteranegara Batubara, Okezone · Jum'at 16 April 2021 14:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 16 337 2395806 kejagung-periksa-4-saksi-usut-dugaan-korupsi-asabri-ini-identitasnya-v3ROExZZ0Q.jpg Kejagung RI. (Foto: Dok Okezone.com)

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) memanggil empat orang saksi guna mengusut kasus dugaan korupsi PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI).

"Memeriksa empat orang saksi yang terkait dengan Perkara Dugaan tindak pidana korupsi pada PT. ASABRI," kata Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer Simajuntak dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (16/4/2021).

Adapun ke empat saksi itu adalah, SH selaku nominee, MM selaku karyawan swasta, ACA selaku karyawan PT. Henan Putihrai Aset Manajemen dan OAD selaku Direktur PT. Indodax Nasional Indonesia.

Baca juga: Sri Mulyani Ubah Biaya Operasional Taspen dan Asabri, Ini Rinciannya

"Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan, tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri, guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi pada PT. ASABRI," ujar Leonard.

Sekadar informasi, sejauh ini Jampidsus Kejagung telah menetapkan 9 tersangka dalam penyidikan kasus dugaan korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT Asabri.

Baca juga: Kejagung Sita Mobil Mewah Milik Adik Tersangka Kasus ASABRI

Sembilan tersangka tersebut adalah Dirut PT Asabri periode tahun 2011-Maret 2016 Mayjen TNI (Purn) Adam Rachmat Damiri; Dirut PT Asabri periode Maret 2016-Juli 2020 Letjen TNI (Purn) Sonny Widjaja; Direktur Keuangan PT Asabri periode Oktober 2008-Juni 2014 Bachtiar Effendi; Direktur PT Asabri periode 2013-2014 dan 2015-2019 Hari Setiono; Kepala Divisi Investasi PT Asabri Juli 2012-Januari 2017 Ilham W Siregar; Dirut PT Prima Jaringan Lukman Purnomosidi; dan Direktur PT Jakarta Emiten Investor Relation Jimmy Sutopo.

Kemudian, Dirut PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro dan Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat. Baik Benny maupun Heru merupakan tersangka dalam kasus korupsi di PT Asuransi Jiwasraya. Kasus ini merugikan keuangan negara sebesar Rp23,73 triliun.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini