Batalkan Mudik Lebaran, Jubir Jokowi: Jangan Sampai Perjuangan Setahun Sia-Sia!

Fahreza Rizky, Okezone · Jum'at 16 April 2021 13:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 16 337 2395780 cerita-jubir-jokowi-batalkan-mudik-lebaran-ke-kalsel-35j0l6Ha13.jpg Fadjroel Rachman. (Foto: Fahreza R)

JAKARTA - Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman bercerita, dirinya dan istri membatalkan tiket pulang kampung setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan pelarangan mudik Lebaran 1442 Hijriah. Pelarangan itu disebabkan karena masih adanya pandemi Covid-19.

"Saya sendiri sebenarnya sudah mau pulang kampung, mudik, saya sudah beli tiket, dan terus ketika Presiden Jokowi melalui Pak Menko PMK mengatakan dilarang mudik 6-17 Mei, akhirnya saya membatalkan tiket pulang," kata dia saat tanya jawab dengan netizen melalui live Instagram, Jumat (16/4/2021).

Baca juga: Fadjroel: 5 Gubernur di Kalimantan Deklarasikan Dukungan untuk Ibu Kota Baru

"Jadi kami tidak jadi pulang kampung dan tidak jadi berlebaran di Kalimantan Selatan," tambahnya.

Fadjroel tak ingin pengorbanan seluruh pihak untuk melawan pandemi corona selama setahun sia-sia, lantaran adanya kerumunan dan mobilitas. Karena itu, disiplin terhadap protokol kesehatan harus tetap dilakukan.

"Jadi karena kita sudah berkorban selama satu tahun dengan memakai masker, jaga jarak, cuci tangan, jauhi kerumunan, mengurangi mobilitas enggak ke mana-mana dan sudah divaksinasi, jangan dikorbankan lagi, sayang satu tahun sudah berkoban," jelasnya.

Baca juga: Soal Mudik Lebaran, Pemerintah Daerah Diminta Tegas Menegakkan Aturan

Diwartakan sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, sebanyak 27 juta orang akan tetap mudik meskipun kegiatan itu telah dilarang. Karena itu, pemerintah akan bertindak tegas bila ada warga yang membandel.

Sementara itu, Polri melalui Korps Lalu Lintas akan membuat 300 lebih titik penyekatan untuk menghalau warga yang masih nekat mudik.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini