Peningkatan Jumlah Zona Merah dan Oranye Menandakan Perlunya Perbaikan Penanganan

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 16 April 2021 08:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 16 337 2395594 peningkatan-jumlah-zona-merah-dan-oranye-menandakan-perlunya-perbaikan-penanganan-IhIfTA8s7b.jpg Covid-19.(Foto:Dok Okezone)

JAKARTA - Perkembangan peta zonasi risiko per 11 April 2021, menunjukkan terjadi peningkatan pada zona merah atau risiko tinggi, yaitu dari 10 menjadi 11 kabupaten/kota.

Zona oranye atau risiko sedang juga meningkat, dari 289 menjadi 316 kabupaten/kota.

Sementara zona kuning atau risiko rendah menurun dari 207 menjadi 178 kabupaten/kota. Zona hijau Tidak Ada kasus 8 kabupaten/kota dan Tidak Terdampak 1 kabupaten/kota.

Baca Juga: Jubir Satgas Covid-19: Perkembangan Baik Indonesia Berkontribusi Turunkann Kasus Dunia

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menjelaskan dalam menentukan zonasi risiko, terdapat indikator yang digunkana yakni epidemiologi, surveilans kesehatan serta pelayanan kesehatan.

Baca Juga: Kemenristek Dilebur ke Kemendikbud, Bagaimana Nasib Vaksin Merah Putih?

"Sebagai catatan ada 6 kabupaten/kota yang berada di zona oranye, pada minggu ini berubah ke zona merah," Wiki menyampaikan perkembangan penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Kamis (15/4/2021) yang disiarkan kanal YouTube BNPB Indonesia.

Kabupaten/kota yang dimaksud ialah Tabanan dan Kota Denpasar di Bali, Palembang di Sumatera Selatan, Deli Serdang dan Kota Medan di Sumatera Utara serta Tanah Bumbu di Kalimantan Selatan.

Untuk itu pemerintah daerah (Pemda) dari 6 wilayah ini, diminta terus memantau perkembangan zonasi risiko daerahnya.

Hasil pemantauan dapat dijadikan pertimbangan untuk melakukan perbaikan dalam penanganan Covid-19. Selain 6 Pemda beserta masyarakatnya pada kabupaten/kota dimaksud, Pemda lainnya juga diminta waspada dan segera memantau perkembangan zonasi risikonya.

Kembali diingatkan bahwa pekerjaan rumah dalam zonasi risiko adalah menurunkan kabupaten/kota di zona oranye untuk dapat segera berpindah ke zona kuning dan hijau.

"Perkembangan minggu ini, zona merah dan oranye yang bertambah menandakan perlunya kita untuk terus memperbaiki penanganan dan terus meningkatkan koordinasi dengan seluruh unsur di daerah dengan memanfaatkan fugsi posko," pesan Wiku.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini