Jokowi Undang Ahli Perencana Wilayah hingga Lingkungan Hidup Berikan Masukan untuk Badan Otorita Ibu Kota

Fahreza Rizky, Okezone · Kamis 15 April 2021 21:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 15 337 2395447 jokowi-undang-ahli-perencana-wilayah-hingga-lingkungan-hidup-duduk-di-badan-otorita-ibu-kota-FPNd8xlyzb.jpg Presiden Jokowi (Foto: Biro Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang ahli perencanaan, arsitektur, perencanaan, hingga lingkungan hidup, untuk ikut serta di Badan Otorita Ibu Kota. Kepala Negara ingin para ahli bisa memberi masukkan terhadap pembangunan Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur itu.

Hal tersebut dikatakan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa, usai mendampingi Presiden Jokowi menerima kedatangan ikatan ahli profesi mulai dari bidang perencanaan, arsitektur, regional planning, hingga lingkungan hidup.

"Tadi kami bersama Bapak Presiden RI telah menerima para ikatan ahli profesi, dalam hal ini dari semua disiplin keilmuan di bidang arsitektur, di bidang perencanaan, di bidang regional planning, di bidang lingkungan hidup dan semuanya adalah di sektor keinsinyuran," kata Suharso di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (15/4/2021).

Menurut dia, Jokowi akan bersikap terbuka dengan semua gagasan dan usulan yang disampaikan secara konstruktif terkait dengan pembangunan Ibu Kota Negara yang baru di Kalimantan Timur.

Baca juga: Jokowi Tahun Ini Akan Eksekusi Jalan Nasional Sepanjang 33,4 Km di Tulang Bawang

"Ibu Kota yang akan kita bangun adalah kota dunia untuk semua. Maka adalah wajar kalau semua orang harus memperoleh kesempatan yang sama untuk berpartisipasi sekecil apapun termasuk gagasan-gagasannya," ucap Ketua Umum PPP itu.

Baca juga: Presiden, Wapres & Menteri Kabinet Indonesia Maju Bayar Zakat di Istana

"Jadi tadi Bapak Presiden telah mendengar dengan seksama seluruh masukan itu untuk dijadikan pertimbangan dan bahkan bapak presiden mengundang para ahli ini untuk ikut serta duduk di Badan Otorita Ibu Kota apabila itu nanti sudah terbentuk. Setidak-tidaknya bisa memberikan rekomendasi tentang segala hal yang terkait dengan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan Ibu Kota Negara," tambah dia.

Sebagaimana diketahui, pemerintah akan melakukan peletakkan batu pertama atau groundbreaking pembangunan Ibu Kota Negara di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kaltim, pada tahun ini.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini