Ditetapkan Tersangka, 2 Anggota DPRD Jabar Ditahan KPK Terkait Korupsi Bantuan Provinsi

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Kamis 15 April 2021 17:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 15 337 2395307 ditetapkan-tersangka-2-anggota-dprd-jabar-ditahan-kpk-terkait-korupsi-bantuan-provinsi-cUzO4Lc70r.jpg Dua anggota DPRD Jabar ditetapkan tersangka kasus korupsi pengurusan banprov Jabar ke Indramayu (Foto : Raka Dwi Novianto)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan dua orang anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan pengurusan bantuan Provinsi Jawa Barat kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2017-2019.

Keduanya adalah Ade Barkah Surahman (ABS) dan Siti Aisyah Tuti Handayani (STA).

"Selanjutnya berdasarkan fakta-fakta hasil penyidikan dan persidangan, KPK menemukan bukti permulaan yang cukup dugaan adanya keterlibatan pihak lain sehingga KPK kembali melakukan penyelidikan dan meningkatkan status perkara ke

tahap penyidikan sejak bulan Februari 2021 dengan menetapkan 2 orang sebagai tersangka," ujar Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/4/2021).

Perkara tersebut merupakan pengembangan dari penetapan tersangka sebelumnya ARM (Abdul Rozaq Muslim) yang merupakan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2014 s.d. 2019. Abdul saat ini masih dalam proses persidangan pada Pengadilan Tipikor pada PN Bandung.

Baca Juga : KPK Selisik Proyek Banprov di Kabupaten Indramayu

Para tersangka disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Baca Juga : KPK Panggil 3 Anggota DPRD Jabar terkait Suap Proyek di Indramayu

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini