Ketua Banggar DPR Bantah Bagi-Bagi Uang hinga Timbulkan Kerumunan

Rakhmatulloh, Sindonews · Kamis 15 April 2021 16:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 15 337 2395264 ketua-banggar-dpr-bantah-bagi-bagi-uang-hinga-timbulkan-kerumunan-K0p0Yx8AxA.jpg Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah (Foto : dpr.go.id)

JAKARTA - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah membantah bahwa dirinya membagi-bagikan uang yang mengakibatkan kerumunan massa di Sumenep, Jawa Timur. Said memastikan video viral yang seakan dirinya membagi-bagikan uang tidak benar alias hoaks.

Said menceritakan peristiwa ribuan warga berkerumun di depan rumah, di Sumenep, terjadi pada Rabu (14/4). Dia membantah bahwa ada pembagian uang. Yang benar pembagian takjil kepada warga.

"Padahal sama sekali tidak ada pembagaian uang. Seperak pun tidak ada pembagian uang, tapi ditulis ada pembagian uang," kata Said di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (15/4/2021).

Said mengatakan pembuat video viral tersebut merupakan tetangganya seorang pemuda berusia 22 tahun. Pembuat video itu tak bermaksud menyebarkan hoaks, namun ada pihak lain yang menuliskan keterangan tak tepat sehingga warga berkerumun.

"Masa iya sih saya akan ngumpulin orang ribuan di depan rumah saya. Toh saya di Jakarta dan untuk apa? Mau gagah-gagahan? Kan tidak masuk akal," ujar Said.

Diakui Said, memang pihaknya kerap membagian bantuan kepada masyarakat Madura. Namun soal pembagian uang yang viral itu dia tegas membantah.

"Kalau takjil saya harus akui, iya, kalau ada pembagian kambing sebelumnya pada guru ngaji 20 kambing di satu kecamatan, iya, dalam rangka pemberdayaan para guru ngaji," kata Politikus PDI Perjuangan itu.

Said pun mengaku sudah memaafkan pembuat video itu yang tak lain adalah tetangganya itu. Said mengaku enggan memproses hukum terhadap yang bersangkutan.

"Walau pun pembuat hoax-nya sudah ditangani aparat juga. Cuma biasalah, kalau sudah di aparat, bikin surat pernyataan, minta maaf, ya sebatas minta maaf. Karena lama-lama enggak tega juga kalau orang tuanya, ibunya datang minta tolong supaya dikeluarkan, kan susah juga kami-kami ini akhirnya," ucapnya.

Baca Juga : Manuver Politik Moeldoko Disebut Bisa Jadi Alasan untuk Di-Reshuffle

Said mengaku cukup geram dengan narasi video viral yang menyebut ada pembagian uang di depan rumahnya. Dia menilai seperti ada pembunuhan karakter terhadap dirinya.

"Tapi lucunya pembagian uang enggak ada sama sekali kata manisnya, zakat kek, enggak ada, langsung pembagian uang. Ini memang mau bunuh karakter saya ya. Ngeri sekali," pungkas dia.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini