Share

Manuver Politik Moeldoko Disebut Bisa Jadi Alasan untuk Di-Reshuffle

Agregasi Sindonews.com, · Kamis 15 April 2021 15:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 15 337 2395230 manuver-politik-moeldoko-disebut-bisa-jadi-alasan-untuk-di-reshuffle-HNjJWAHqWN.jpg Moeldoko saat tiba di acara KLB Partai Demokrat

JAKARTA - Manuver politik Kinerja Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko dalam kisruh internal Partai Demokrat dinilai menjadi alasan untuk masuk dalam reshuffle kabinet jika benar dilakukan dalam waktu dekat ini.

"Ada satu alasan politis yang bisa membuat reshuffle masuk akal, yaitu kasus manuver politik KSP Moeldoko," ujar Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI), Djayadi Hanan kepada Sindonews, Kamis (15/4/2021).

Bagaimana pun, kata Djayadi, manuver Moeldoko menimbulkan persepsi negatif terhadap Presiden Jokowi atau Istana Kepresidenan. Menurut Djayadi, perhitungan politik dan hukum Moeldoko juga tampaknya meleset.

Karena, kata Djayadi, secara hukum langkah Moeldoko mendukung Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara beberapa waktu lalu tidak dibenarkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) yang merupakan teman satu tim KSP.

"Jadi reshuffle bisa saja melakukan evaluasi terhadap Moeldoko," kata Djayadi.

Baca Juga : Reshuffle Kabinet, Nadiem Makarim Bertahan, Bambang Brodjonegoro Terdepak

Diketahui, belum lama ini Kemenkumham menolak mengesahkan kepengurusan Partai Demokrat hasil KLB di Deli Serdang, Sumatera Utara, yang menetapkan Moeldoko sebagai Ketua Umum. Sedangkan isu reshuffle itu muncul setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengusulkan penggabungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek).

Presiden Jokowi juga mengusulkan pembentukan Kementerian Investasi. Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin pada Selasa 13 April 2021 pun menyebut reshuffle kabinet akan dilakukan Presiden Jokowi pada pekan ini.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini