Prabowo Bentuk Denwalsus, Pengamat: Sifatnya Resiprokal, Jadi Tidak Masalah

Fahreza Rizky, Okezone · Kamis 15 April 2021 13:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 15 337 2395124 prabowo-bentuk-denwalsus-pengamat-sifatnya-resiprokal-jadi-tidak-masalah-aADhSyl4Fs.jpg Menhan Prabowo Subianto.(Foto:Dok Okezone)

JAKARTA - Pengamat Militer dan Intelijen, Susaningtyas Kertopati mengatakan, tidak masalah Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto membentuk Detasemen Kawal Khusus (Denwalsus). Pasalnya, hal itu sudah melalui pembicaraan yang jelas dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Menurut Nuning, polemik pembentukan Denwalsus di Kementerian Pertahanan (Kemhan) bermula dari postingan media sosial ajudan Prabowo tanpa informasi yang cukup. Namun, itu sudah diluruskan oleh Juru Bicara Menhan, Dahnil Anzar Simanjuntak.

Baca Juga: Survei Kedai Kopi soal Capres 2024: Elektabilitas Prabowo Teratas

"Awal mula polemik ini dari postingan IG ajudan Menhan tanpa info yang cukup. Sudah diluruskan oleh Dahnil Jubir Kemhan. Menurut saya, jika itu penyegaran dari Walsus yang ada serta sudah dibicarakan dengan Panglima TNI, di mana keberadaannya dibawah Mabes TNI, ditambah politik anggarannya jelas, maka tak ada masalah," kata Nuning melalui pesan singkat kepada MNC Portal, Kamis (15/4/2021).

Baca Juga: Soal Pembentukan Denwalsus, Jubir Prabowo: Permintaan kepada Panglima TNI

"Jika itu suatu lembaga baru memang harus dibicarakan dengan Komisi I sebagai mitra Kemhan," tambahnya.

Ia menjelaskan, Denwalsus sebetulnya sebagai detasemen protokol untuk jajar kehormatan menyambut tamu negara. Di Kemhan di banyak negara memang memiliki detasemen protokol karena diatur dalam hukum internasional.

"Pak Menhan Indonesia selama ini kalau berkunjung ke luar negeri juga selalu disambut jajar kehormatan. Jadi sifatnya resiprokal. Jadi tidak ada masalah," jelas Nuning.

Sebagaimana diketahui, Menhan Prabowo Subianto membentuk Denwalsus untuk mengawal dirinya, tamu VVIP dari Kemhan, dan pengamanan internal. Denwalsus bukanlah hal baru. Pasukan ini sama dengan pasukan jajar kehormatan yang biasa digunakan dalam menyambut para tamu militer negara-negara lainnya.

"Detasemen khusus untuk pasukan jajar kehormatan menyambut para tamu-tamu militer dari negara-negara hal biasa, sejak lama sudah ada dibawah kendali Mabes TNI yang ditugaskan di Kemhan," ucap Dahnil kepada MNC Portal, Senin 12 April 2021.

Secara khusus, Prabowo meminta kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto agar dapat menyediakan personel yang secara fisik sempurna. Tampilan fisik sempurna dibutuhkan lantaran para pasukan ini dijadikan "tampilan depan" dalam prosesi penyambutan.

Denwalsus Kemhan berasal dari tiga matra yakni TNI Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU). Jumlah personelnya sekitar 100-an.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini