KPK Selisik Proyek Banprov di Kabupaten Indramayu

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Kamis 15 April 2021 11:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 15 337 2395024 kpk-selisik-proyek-banprov-di-kabupaten-indramayu-r8G6gQH8Cm.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelisik proses pengajuan Bantuan Provinsi (Banprov) pada Kabupaten Indramayu. Hal tersebut ditelisik saat tim penyidik memeriksa tiga orang anggota DPRD Jawa Barat.

Mereka yakni, Cucu Sugyati, Al Maida Rosa Putra dan M. Hasbullah Rahmad. Ketiganya diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap terkait pengaturan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu tahun 2019.

"Para saksi tersebut didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan tahapan dan proses pengajuan serta usulan proposal program kegiatan proyek untuk Bantuan Provinsi pada Kabupaten Indramayu," ujar Pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (15/4/2021).

Selain itu, ketiganya juga ditelisik mengenai aliran dana ke beberapa pihak terkait Bantuan Provinsi pada Kabupaten Indramayu itu.

"Dugaan aliran sejumlah dana kepada pihak-pihak tertentu atas disetujuinya usulan Bantuan Provinsi tersebut," jelasnya.

Sebelumnya, Selasa 13 April bertempat di Gedung KPK Merah Putih, tim penyidik juga telah dilakukan pemeriksaan tiga orang saksi. Yakni Staff Sekretariat Dewan Provinsi Jawa Barat, Akhmad Deni Sumirat, Kepala Sub Bidang Perencanaan dan Pendanaan BAPPEDA Provinsi Jawa Barat, R. Bela Bakti Negara dan PNS/Staf Bidang Jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu, Ferry Mulyadi.

Ketiga saksi itu, juga didalami pengetahuannya terkait dengan tahapan dan proses pengajuan serta usulan proposal program kegiatan proyek untuk Bantuan Provinsi pada Kabupaten Indramayu.

Baca Juga : Edhy Prabowo Didakwa Terima Suap Rp25,7 Miliar dari Eksportir Lobster

Diketahui, KPK telah menetapkan tersangka baru atas kasus dugaan suap terkait bantuan keuangan dari Provinsi Jawa Barat kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu tahun anggaran 2017 sampai 2019. Hal itu sejalan dengan adanya penyidikan baru dalam kasus ini.

"Saat ini KPK sedang melakukan kegiatan pengembangan penyidikan dugaan penerimaan hadiah atau janji terkait bantuan keuangan dari Provinsi Jawa Barat kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2017-2019," kata Ali.

(aky)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini