Kisah Warga Baduy Masuk Islam dan Naik Haji

Doddy Handoko , Okezone · Kamis 15 April 2021 06:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 15 337 2394922 kisah-warga-baduy-masuk-islam-dan-naik-haji-1MicUvakcC.jpeg Ilustrasi permukiman Suku Baduy. (Foto: Istimewa/IG)

Amad merasa bahagia karena lentera islam mulai menyinari desanya. Namun dia masih bersedih karena ayahnya belum mau masuk Islam. Dia selalu berdoa sepanjang malam supaya hati ayahnya terbuka, mendapat hidayah. Doanya tak sia-sia, akhirnya ayahnya yang mantan kepada desa Baduy Luar ikut masuk islam.

Kebahagiannya bertambah, karena ayahnya memperoleh tawaran menunaikan ibadah haji dari Depag Rangkasbitung. Sehingga tercatat, ayahnya sebagai orang Baduy pertama yang naik haji. Namun usinya tak berumur panjang, tiga tahun setelah naik haji, ayahnya dipanggil Yang Maha Kuasa. 

Tahun 1990 Amad akhirnya berhasil menunaikan ibadah haji. Saat itu, dia terharu menyaksikan seluruh umat Islam berbagai warna kulit berkumpul, bersatu di Makkah. 

”Ketika naik haji, saya merasa aneh karena beda alam. Di sini dingin, di Arab panas, cuma ada batu dan gunung,” katanya. 

Dengan gelar haji yang disandangnya, Amad semakin giat baginya melakukan syiar Islam.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini