Dampak Kebakaran Kilang Balongan, 25 Ribu Kiloliter Minyak Hilang

Fahreza Rizky, Okezone · Rabu 14 April 2021 16:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 14 337 2394625 dampak-kebakaran-kilang-balongan-25-ribu-kiloliter-minyak-hilang-955ZFDSWAk.jpg Kilang minyak di Balongan, Indramayu, Jawa Barat, terbakar. (Foto : MNC Portal/Fathnur Rohman)

JAKARTA - Ombudsman Republik Indonesia (ORI) menyebutkan sebanyak 25.328 kiloliter (kl) minyak hilang akibat api melahap empat tangki yang terletak di kilang minyak Balongan, Indramayu, Jawa Barat.

Anggota Ombudsman, Hery Susanto, mengatakan objek yang terbakar adalah tangki Pertalite dengan lokasi di pojok kilang berjumlah empat atau 7% dari total di kilang Balongan sebanyak 71 tanki. Luas area empat tangki yang terbakar adalah dua hektare.

Mulanya api melahap satu tangki. Namun seiring berjalannya waktu, si jago merah merambat ke tiga tangki lainnya, sehingga totalnya empat tangki yang masih satu klaster.

"Dampak terbakarnya empat tangki tersebut di antaranya kerusakan properti berupa empat tangki dengan volume minyak 25.328 kl, dua pick up kilang dan kerusakan bangunan di sekitar kilang," jelas Hery, Rabu (14/4/2021).

Selanjutnya, Ombudsman memberikan saran agar PT Pertamina dan PT KPI segera mengoordinasikan rencana kontigensi kepada BNPB/BPBD setempat agar mitigasi dan penanganan bencana dapat dilakukan secara optimal.

"PT Pertamina bersama BPBD agar memberikan sosialisasi, edukasi dan pelatihan kepada warga sekitar, terkait adanya potensi bencana akibat gagal teknologi untuk meminimalisir korban jiwa. Kemudian perlu meningkatkan early wearning system di sekitar lingkungan kilang minyak Pertamina untuk meningkatkan kewaspadaan bagi masyarakat sekitar," tutur Hery.

Baca Juga : Ombudsman: Keluhan Warga Tak Digubris Pertamina Sebelum Kilang Balongan Terbakar

Perihal mekanisme ganti rugi atas bangunan yang rusak, agar dilaksanakan dengan proses yang valid, cepat, tepat, partisipatif dan adil. Di samping memberikan pengobatan dan santunan yang layak bagi para korban dan keluarganya yang mengalami luka berat, luka ringan dan meninggal dunia.

Kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu, Ombudsman memberikan saran untuk segera menyelesaikan verifikasi bangunan rusak dan berkoordinasi dengan pihak PT Pertamina untuk memberikan ganti rugi. Selanjutnya, melakukan koordinasi dan kerjasama dengan PT Pertamina dan PT KPI untuk meningkatkan mitigasi bencana akibat gagal teknologi maupun bencana alam di lingkungan sekitar kilang minyak Pertamina.

Pemkab Indramayu bersama dengan PT Pertamina dan PT KPI agar menetapkan zona aman bagi warga atau penduduk dalam setiap risiko terulangnya kejadian terbakarnya kilang minyak Pertamina Balongan Indramayu. Mengingat sebelumnya telah terjadi dua kali kebakaran di lingkungan Kilang Pertamina Balongan pada Oktober 2007 dan Januari 2019.

Baca Juga : Ombudsman: Kilang Minyak Balongan Sudah Terbakar 3 Kali Sejak 2007

“Ombudsman RI terus mengawasi PT Pertamina dalam penanganan penyelesaian dampak sosial ekonomi dan lingkungan yang dialami warga di sekitar lokasi kebakaran kilang minyak Balongan Indramayu. Kami minta proses penyelidikan kasus tersebut ditangani secara serius, profesional dalam prosedural hukum,” tutur Hery.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini