Isu Reshuffle Kabinet Makin Kencang, Dua Bulan Lalu Jokowi Bilang Begini

Dita Angga R, Sindonews · Rabu 14 April 2021 12:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 14 337 2394428 isu-reshuffle-kabinet-makin-kencang-dua-bulan-lalu-jokowi-bilang-begini-Er80UGepuZ.jpg Presiden Jokowi (Foto : Youtube Setneg)

JAKARTA - Isu perombakan atau reshuffle Kabinet Indonesia Maju semakin kencang berembus. Hal ini menyusul peleburan Kemenristek ke Kemendikbud dan adanya nomenklatur baru, yakni Kementerian Investasi.

Beberapa kalangan memastikan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengangkat sosok baru untuk mengisi Kementerian Investasi. Namun ada juga yang menyebut bahwa Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia akan digeser ke posisi tersebut.

Baca juga: Dianggap Strategis, Posisi Menteri Investasi Bakal Jadi Rebutan Parpol

Kemudian nasib Mendikbud Nadiem Makarim masih belum jelas apakah akan dipertahankan atau diganti karena adanya peleburan. Sementara itu Bambang Brodjonegoro tentunya dipastikan tak akan menjabat sebagai Menristek. Namun, setelah itu juga belum dipastikan apakah Bambang tetap di pemerintahan atau tidak.

Selain itu juga ada yang menyebut pos-pos lain yang perlu dilakukan reshuffle, terutama menteri-menteri yang dianggap tidak berkinerja baik.

Terlepas dari berbagai prediksi tersebut, dua bulan lalu, yakni pada Februari, Presiden Jokowi menegaskan tak akan melakukan reshuffle kabinet.

Baca juga: Rombak Kabinet Pekan Ini, Ngabalin: Jokowi Tak Punya Ketergantungan dengan Siapapun

“Oh ndak, ndak ada, ndak ada,” katanya dikutip dari akun Youtube Sekretariat Presiden, Sabtu (20/2/2021). Dia menegaskan saat ini tengah fokus dalam menangani pandemi Covid-19.

“Kita urus pandemi ini. Reshuffle lagi, itu siapa lagi itu. Referensinya siapa. Ndak, saya jawab tegas, ndak ada,” tuturya.

Seperti diketahui Jokowi telah melakukan perombakan kabinet pada akhir Desember 2020, Jokowi melantik enam menteri baru di jajaran Kabinet Indonesia pada tanggal 23 Desember 2020.

Keenam menteri yang dilantik adalah Tri Rismaharini sebagai Menteri Sosial, Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan. Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif , Muhammad Lutfi sebagai Menteri Perdagangan, Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama, dan Wahyu Sakti Trenggono ditunjuk sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini