Lawan Aksi Teror, Ketua DPD RI Dukung 30 Mantan Napi Teroris Berdakwah

Fahmi Firdaus , Okezone · Rabu 14 April 2021 05:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 14 337 2394248 lawan-aksi-teror-ketua-dpd-ri-dukung-30-mantan-napi-teroris-berdakwah-96XQnx2AWg.jpg Foto: Humas DPD RI

JAKARTA - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengapresiasi 30 orang mantan narapidana kasus terorisme di Jawa Tengah yang akan meluruskan pemaham generasi milenial mengenai jihad. Ke-30 orang ini akan berdakwah di sejumlah tempat selama Ramadhan.

(Baca juga: Beredar Foto Eks FPI Akan Bunuh Diri Massal jika Habib Rizieq Tak Dibebaskan)

Dia meminta agar pemahaman yang lurus mengenai jihad harus didapat para milenial. "Kita sangat mendukung mantan narapidana terorisme berdakwah ke tengah-tengah milenial. Mereka kita harapkan membantu mencegah faham keliru tentang jihad," tutur Senator asal Jawa Timur itu, Selasa (13/4/2021).

(Baca juga: Asyik Mesum saat Ramadhan, Wanita Ini Kedapatan Ngumpet di Kamar Mandi Tanpa Busana)

Ketua Dewan Kehormatan Kadin Jawa Timur ini menilai mantan narapidana bisa menjadi prajurit dakwah dalam meluruskan pemahaman jihad.

"Mereka ini juga mendapatkan informasi mengenai jihad yang tidak lurus. Para mantan napi ini bisa menjadi prajurit dakwah dalam meluruskan pemahaman mengenai jihad kepada generasi milenial. Apalagi saat ini milenial menjadi sasaran dan target utama para predator teroris," katanya

Pria yang pernah menjadi Ketua Umum PSSI itu berharap upaya tersebut dibantu untuk mencegah penyebaran paham terorisme di kalangan anak muda.

"Kita juga harus membantu gerakan para napiter ini agar pencegahan terorisme yang menyasar generasi milenial dapat kita tekan. Upaya ini bisa menyelamatkan anak-anak bangsa yang masih panjang masa depan dan kehidupannya dibanding iming-iming surga dengan kematian bom bunuh diri yang mengerikan," katanya.

Menurut LaNyalla, akan sangat menyedihkan jika ada keluarga atau saudara yang terlibat aksi terorisme karena pemahaman yang salah tentang jihad.

Upaya dakwah ini akan dilakukan mantan napi terorisme yang tergabung dalam Yayasan Putra Persaudaraan Anak Negeri (Persadani).

Mereka akan meluruskan pemahaman jihad yang sesuai dengan akidah agama yang sebenarnya, dan bukanlah jihad sesat dengan melakukan serangan bom yang memakan korban banyak

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini