KKB Bakar Helikopter di Bandara Illaga, Kabais TNI Pastikan 9 Pegawai dalam Kondisi Aman

Riezky Maulana, iNews · Selasa 13 April 2021 21:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 13 337 2394163 kkb-bakar-helikopter-di-bandara-illaga-kabais-tni-pastikan-9-pegawai-dalam-kondisi-aman-4iQ5vTX8SP.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Helikopter yang dibakar kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Bandara Aminggaru Ilaga, Papua pada Minggu 11 April 2021 ternyata tengah mengalami kerusakan mesin. Helikopter tersebut juga sedang menunggu kedatangan onderdil yang berada di luar negeri.

"Diperoleh informasi adanya suara tembakan dari arah Bandara Ilaga dan selanjutnya terjadi pembakaran Heli UPMI815 di Apron Bandara Ilaga yang dilakukan oleh KKB," ujar Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI Letjen TNI Joni Supriyanto dalam keterangannya, Selasa (13/04/2021).

Joni menuturkan bahwasanya helikopter tipe MI 85 milik PT. Ersa Air dengan registrasi UP MI815/Kazhaktan tipe MI 85 itu dipiloti oleh Pic Oleksii iegorchev FO Valerii Chornomorets, serta FE Serik Nurmakhan. Menurut dia, sebelumnya hekikopter itu tengah beroperasi di Ilaga guna mengangkut alat berat milik PT Modern.

Baca juga: Aparat Kantongi Identitas KKB yang Bakar Helikopter di Papua

"Situasi serta kondisi Bandara Ilaga masih siaga dan sampai saat ini aparat keamanan belum dapat mendekat ke Bandara," tutur Joni.

Baca juga: Tak Hanya Ancam Dunia Pendidikan, KKB Teror Dunia Penerbangan di Papua

Joni memaparkan, sedikitnya ada sembilan orang pegawai yang masih terjebak di Bandara Illaga. Akan tetapi, dia memastikan kondisi keseluruhan pegawai tersebut dalam keadaan aman.

"Kesembilan orang pegawai yang terjebak dan belum dapat dievakuasi dalam kondisi aman dengan penjagaan masyarakat serta OAP setempat," katanya.

Sebelumnya, aksi KKB semakin brutal di Papua. Pada Minggu 11 April 2021 pukul 20.20 WIT, KKB membakar helikopter Cooper yang terparkir di Bandara Aminggaru Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua.

Hal ini mengakibatkan terjadi baku tembak antara KKB dengan personel TNI-Polri. Aparat keamanan TNI-Polri telah mengetahui KKB yang melakukan aksi brutal itu, antara lain, Prenggen Telenggen, Abu Bakar Kogoya, Lerymayu Telenggen, dan Numbuk Telenggen.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini