Bolehkah Halalbihalal Idul Fitri Dilakukan Tatap Muka? Ini Kata MUI

Fahreza Rizky, Okezone · Selasa 13 April 2021 15:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 13 337 2393947 bolehkah-halalbihalal-idul-fitri-dilakukan-tatap-muka-ini-kata-mui-qVEUM05xaF.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) membolehkan umat Islam melaksanakan silaturahim halalbihalal Idulfitri 1442 Hijriah secara virtual atau secara langsung dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Hal itu tertuang dalam Fatwa MUI Nomor 24 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Ibadah di Bulan Ramadan dan Syawal 1442 Hijriah.

Dalam bab pelaksanaan takbir, salat Idulfitri dan silaturahim halalbihalal, poin pertama disebutkan bahwa setiap Muslim dalam kondisi apapun disunnahkan untuk menghidupkan malam Idulfitri dengan takbir, tahmid, tahlil menyeru keagungan Allah SWT, mulai dari tenggelamnya matahari di akhir Ramadan hingga menjelang dilaksanakannya salat Id.

Kedua, setiap muslim disunnahkan membaca takbir di manapun berada, di rumah, di masjid, di pasar, di kendaraan, di jalan, di rumah sakit, di kantor, di tempat-tempat umum juga melalui media televisi, radio, media sosial, dan media digital lainnya sebagai syiar keagamaan.

Ketiga, pelaksanaan takbir boleh dilaksanakan sendiri atau bersama-sama, dengan cara jahr (suara keras) atau sirr (pelan).

Keempat, umat Islam dianjurkan mengumandangkan takbir, tahmid, dan tahlil saat malam Idulfitri sebagai tanda syukur sekaligus doa agar wabah Covid-19 segera diangkat oleh Allah SWT.

"Kelima, pemerintah perlu memfasilitasi pelaksanaan takbir akbar yang berpusat di masjid atau tempat terbuka lainnya dengan protokol kesehatan dan disiarkan melalui media digital agar dapat diikuti oleh seluruh umat Islam," kata Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Niam Sholeh, Selasa (13/4/2021).

Keenam, salat Idulfitri 1 Syawal 1442 H dapat dilaksanakan dengan cara berjamaah di masjid, musala, tanah lapang, atau tempat lain dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan sesuai kebijakan pemerintah.

Ketujuh, panduan Pelaksanaan salat Idulfitri merujuk pada Fatwa MUI Nomor 28 Tahun 2020 tentang Panduan Kaifiat Takbir dan shalat Idul Fitri Saat Pandemi Covid-19.

"Kedelapan, pelaksanaan silaturrahim halalbihalal boleh dilakukan melalui media virtual atau secara langsung seperti berkunjung ke sanak keluarga dan tetangga, juga halal bihalal di tempat kerja dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan mengikuti kebijakan pemerintah," tutup Niam.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini