Share

Dijual Rp200 Miliar, Rumah Menlu Achmad Soebardjo Saksi Perjuangan Diplomasi Indonesia

Fahmi Firdaus , Okezone · Selasa 13 April 2021 06:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 13 337 2393635 dijual-rp200-miliar-rumah-menlu-achmad-soebardjo-saksi-perjuangan-diplomasi-indonesia-M0JOHXZMWt.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Rumah milik Menteri Luar Negeri (Menlu) pertama RI Achmad Soebardjo di kawasan Menteng, Jakarta Pusat dikabarkan akan dijual senilai Rp200 miliar. Dalam iklan yang beredar di media sosial, luas tanahnya 2.915 meter persegi dan memiliki luas bangunan 1.676 meter persegi.

(Baca juga: Viral! Rumah Menlu Pertama Achmad Soebardjo Akan Dijual, Netizen Ngadu ke Jokowi)

Informasi terkait penjualan rumah bersejarah tersebut diungkap oleh seorang netizen bernama Hikmat Darmawan. Cuitan Anggota Komite Film Dewan Kesenian Jakarta pun viral di media sosial.

Sementara itu, Okezone pernah menemui anak Achmad Soebardjo, yaitu Ibu Laksmi Maksum Effendi, salah satu saksi hidup perjuangan diplomasi Kemlu di rumah tersebut. Seperti diketahui, rumah itu juga pernah dijadikan Kantor Kementerian Luar Negeri.

(Baca juga: Rumah Dijadikan Kantor Kemlu, Ini Cerita Putri Achmad Soebardjo)

“Ayah menjadikan rumah kami sebagai kantor Departemen Luar Negeri pertama. Rumah kami lalu dijaga pemuda dengan bambu runcing sebagai senjata utama. Kami sekeluarga terutama ibu, turut membantu organisasi kantor dan menyambut tamu asing dari luar negeri untuk menunaikan tugas menyampaikan kemerdekaan Indonesia,” tutur Ibu Laksmi, Jumat 19 Agustus 2016 silam.

Setiap jengkal tembok di rumah yang beralamat di Jalan Cikini Raya No 80-82 itu disebut Laksmi menjadi saksi perjuangan diplomasi Indonesia. Rumah tersebut juga menjadi lokasi pertemuan dan berbagai kegiatan lainnya, seperti konser amal.

“Saya sering bermain piano dan biola saat ada pertunjukan di rumah. Ayah terus melakukan diplomasi hingga akhir hayatnya. Tembok rumah ini menjadi saksi diplomasi Indonesia. Besar harapan kami perjuangan ayah tidak sia-sia dan diteruskan para diplomat muda,” tutup Laksmi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini