Meski Kuota Dibatasi, Kemenag Optimis Penyelanggaran Ibadah Haji Tahun Ini Terbuka

Haryudi, Koran SI · Minggu 11 April 2021 14:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 11 337 2392826 meski-kuota-dibatasi-kemenag-optimis-penyelanggaran-ibadah-haji-tahun-ini-terbuka-3EGuAMjBAM.jpg Wamenag RI, Zainut Tauhid (foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) menyatakan optimis penyelenggaran ibadah haji tahun ini 1442/2021 bakal dibuka. Walau dari pemerintah Arab Saudi belum ada pengumuman resmi, kapan ibadah haji, namun Kemenag tetap mempersiapkan penyelenggaraannya.

Wakil Menteri Agama (Wamenag), Zainut Tauhid Saadi mengatakan, bahwa kemungkinan penyelenggaraan haji tahun ini masih terbuka meski dengan pembatasan kuota.

“Kami masih optimis kemungkinan diselenggarakannya haji tahun ini masih terbuka,” tegas Wamenag seperti dilansir di laman resmi Kemenag yang dikutip, Minggu (11/4/2021)

Baca juga:  Kemenag Tengah Mengkaji Cara Manasik Haji di Tengah Pandemi Covid-19

Menurutnya, ada sejumlah alasan terkait optimisme ini. Pertama, Saudi dan Indonesia telah melakukan vaksinasi dalam rangka menanggulangi pandemi Covid-19.

Kemudian yang kedua, otoritas Arab Saudi juga telah menyatakan akan membuka penerbangan internasional pada 17 Mei 2021.

“Situasi ini lebih positif dibandingkan tahun lalu yang menutup penerbangan luar negeri, tak terkecuali selama musim haji 2020,” jelasnya.

Baca juga:  Dampak Pandemi, Wacana Kenaikan Biaya Ibadah Haji Dinilai Bebani Calon Jamaah

Maka dari itu, seberapapun tipis kemungkinannya, Kemenag tetap harus terus mempersiapkan penyelenggaraan haji pada tahun ini.

Terkait dengan kebijakan penyelenggaran ibadah haji dengan kuota terbatas, phaknya sudah mempersiapkan sejumlah ketentuan.

Diantaranya, kuota haji dibagi secara proporsional sesuai kuota provinsi dan/atau kabupaten/kota tahun 1441H/2020M.

"Kemudian, yang berhak untuk berangkat adalah calon jemaah haji yang lunas tahun 1441H/2020M dan itu akan diurutkan berdasarkan nomor porsi per provinsi dan/atau kabupaten/kota," katanya.

Selanjutnya, daftar jemaah berhak lunas disusun bedasarkan nomor urut porsi per provinsi dan/atau kab/kota dan besaran alokasi kuota haji tahun 1442H/2021M.

"Jemaah haji lunas tahun 1441H/2020M dan masuk alokasi kuota haji tahun 1442H/2021M namun mengajukan pengembalian setoran lunas tetap diberikan kesempatan melunasi kembali," katanya.

Kemudian, jemaah haji lunas tahun 1441H/2020M namun tidak masuk alokasi kuota haji tahun 1442H/2021M menjadi cadangan sesuai urutan nomor porsi.

“Apabila ada persyaratan rentang usia, akan dilakukan proses pemilahan Jemaah haji lunas tahun 1441H/2020M, berdasarkan persyaratan rentang usia yang ditetapkan pemerintah arab Saudi,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini