Kemenristek-Kemendikbud Digabung, Menristek Pamit

Herman Amiruddin, Okezone · Sabtu 10 April 2021 13:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 10 337 2392478 kemenristek-kemendikbud-digabung-menristek-pamit-Uf8gBjwGmG.jpg Menristek Bambang Brodjonegoro (Foto : Ist)

MAKASSAR - Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) dilebur dengan Kementerian Pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud). DPR dalam rapat paripurnanya beberapa waktu lalu menyetujui penggabungan dua kementerian tersebut sehingga menjadi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Berkaitan dengan itu, Menristek Bambang Brodjonegoro menyampaikan, kunjungan ke Makassar saat meresmikan Science Technology Park di Universitas Hasanuddin (Unhas) merupakan yang terakhirnya.

"Kunjungan daerah pertama saya adalah ke Unhas. Waktu itu saya membuka joint group meeting Indonesia-Prancis dalam bidang penelitian didampingi rektor. Hari ini mungkin akan kunjungan saya terakhir ke daerah sebagai Menristek," katanya, Jumat (9/4/2021).

Karena, lanjut dia, sesuai dengan hasil sidang paripurna DPR, Kemenristek akan dilebur ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

"Jadi akhirnya enggak ada lagi Kemenristek dan enggak ada lagi kunjungan daerah dari Menristek ke mana pun," katanya.

Ia mengaku kunjungan ini adalah kunjungan pertama dan terakhir dirinya di Sulawesi Selatan, sebagai Menristek.

Bambang juga pamit pada momen kunjungan kerja terakhirnya di Unhas ini spesial.

"Kebetulan entah kenapa, padahal acara ini sudah disusun jauh-jauh hari, kok, yang terakhir di Sulawesi Selatan juga, di Unhas juga tepatnya. Saya terima kasih karena kita punya hubungan yang sangat baik dan Unhas selalu berusaha menunjukkan prestasinya," ujarnya.

Dalam sambutannya, Bambang mengucapkan selamat atas diresmikannya Science Technology Park di Unhas. Dia berharap hadirnya STP akan menjadi pembeda Unhas di masa lalu dan masa kini.

Baca Juga : DPR Setuju Pemerintah Gabungkan Kemendikbud dan Kemenristek

"Saya berharap, berdoa supaya Unhas selalu maju dan STP akan menjadi pembeda antara Unhas masa lalu dan Unhas masa depan," lanjutnya

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini