Wamenag: Kontribusi Ormas Islam Tentukan Wajah Masa Depan Indonesia

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Sabtu 10 April 2021 07:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 10 337 2392356 wamenag-kontribusi-ormas-islam-tentukan-wajah-masa-depan-indonesia-HefB4sgKxD.jpg Wamenag Zainut Tauhid. (Foto : kemenag.go.id)

JAKARTA - Wakil Menteri Agama (Wamenag), Zainut Tauhid Sa'adi, berpesan peran serta kontribusi ormas Islam menentukan masa depan Indonesia. Sebab, sebagian ormas Islam di Tanah Air telah lahir serta berkiprah sebelum lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Zainut menambahkan, ormas Islam telah matang ditempa zaman dan memiliki pengalaman di tanah dakwah, pendidikan, serta sosial kemasyarakatan.

"Saya perlu mengingatkan bahwa peranan dan kontribusi omas Islam yang bergerak di bidang pendidikan, dakwah, dan ekonomi akan menentukan gambaran wajah Indonesia masa depan," ucap Zainut dalam rilisnya, Sabtu (10/4/2021).

Zainut menuturkan, ia yakin ormas Islam menyadari betapa strategisnya peranan dakwah. Selain itu, kemampuan merespons tantangan yang dihadapi umat dan bangsa saat ini.

Zainut juga mengapresiasi peran yang selama ini telah dilakukan ormas Islam pada bidang sosial-ekonomi dan dakwah. Itu karena isu kemiskinan serta penguatan akidah umat perlu mendapatkan perhatian serius dari ormas Islam.

"Saya berharap ormas Islam memberi perhatian besar terhadap pendidikan anak-anak dari keluarga fakir miskin, dan penyandang masalah sosial lainnya," ujarnya.

Baca Juga : Menag: Syarat Umrah Harus Sudah Divaksin Tersertifikasi WHO, Sinovac Belum

Zainut mengatakan, dalam kondisi keuangan negara yang terbatas, dibutuhkan partisipasi masyarakat termasuk ormas Islam sangat diperlukan. Begitu pula, dalam penanganan dampak Covid-19 peran dan kontribusi ormas Islam sangat signifikan.

Selama ini, diketahui ormas Islam seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Persatuan Islam, Al-Irsyad, Matlaul Anwar, Persatuan Umat Islam, Tarbiyah Islamiyah, dan berbagai wadah perkumpulan atau yayasan Islam yang bergerak di lapangan dakwah dan pendidikan, telah berbuat banyak dalam pemberdayaan umat.

"Hal itu perlu terus dipelihara dan dikembangkan seiring dengan tuntutan kebutuhan di masyarakat," tuturnya.

Zainut pun kembali mengaskan ormas Islam tidak cukup hanya ber-fastabiqul khairat, melainkan harus melakukan amal jama’i, sinergi, koordinasi dan kolaborasi untuk mengusung agenda bersama dan merespon permasalahan umat dan bangsa.

Baca Juga : Pejabat Pelni Dicopot, MUI: Jangan Terlalu Mudah Berikan Stigma Radikal

"Pada hemat saya, dua kata kunci: komitmen kebangsaan dan kemajuan umat, haruslah menjadi nafas perjuangan seluruh ormas Islam di Tanah Air," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini