Sierra Cabut Laporan Terhadap Bos BUMN, Ini Ancaman Kuasa Hukum

Dimas Choirul, MNC Media · Jum'at 09 April 2021 15:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 09 337 2392028 sierra-cabut-laporan-terhadap-bos-bumn-ini-ancaman-kuasa-hukum-BPORvtXywb.jpg Kuasa hukum Sierra, Razman Nasution (foto: Dok MNC Portal)

JAKARTA - Beredar surat yang berisi pencabutan laporan Era Setyowati (Sierra) kepada Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Terkait hal itu kuasa hukum Sierra, Razman Nasution membenarkan hal itu, namun ia belum mengetahui pasti perihal pencabutan laporan itu.

"Saya sampai dengan kemarin sore masih berkomunikasi. Katanya tadi pagi dia bales Whatsapp saya. Katanya dia dalam keadaan tertekan dan dia juga sedang sakit dibawa ke rumah sakit. Jadi dia tidak bisa bales telpon dan ga bisa balas apa-apa. Terus saya liat berita, dia cabut laporan, Nah artinya dia melanggar kesepakatan dengan saya sebagai kuasa hukumnya," kata Razman saat dihubungi MNC Portal, Jumat (9/4/2021).

Baca juga:  Era Setyowati Diam-Diam Cabut Gugatan Prof Muradi, Kuasa Hukum Meradang

Razman mengaku kecewa terhadap sikap kliennya yang abu-abu itu. Ia menyebut Sierra telah merusak reputasinya dan rekan kantor hukumnya dengan mencabut laporan tanpa adanya komunikasi terhadapnya lebih dahulu.

"Saya kecewa dengan sikap Sierra, dan minta Sierra selesaikan urusannya dengan kantor hukum saya. Kalau tidak dia berurusan baru dengan saya," ujar Razman.

Baca juga:  KPAI Membenarkan Sierra Cabut Laporan Terhadap Bos BUMN

Seperti diberitakan, Dalam foto surat berkops KPAI itu terlihat keterangan "Tanda Terima" pencabutan laporan.

"Telah diterima dari Era Setyowati. Kepada Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Perihal: Surat pernyataan mencabut pengaduan," demikian keterangan dalam surat tersebut.

Baca juga:  Beredar Surat Era Sierra Cabut Laporan Terhadap Bos BUMN

Surat itu sendiri tertanggal 8 April 2021. Berkasnya berstempel KPAI dan sudah ditanda tangani.

Sebelumnya dikabarkan Era mengadukan seorang Guru Besar berinisial Prof M atas kasus dugaan penelantaran anak. Namun guru besar tersebut sudah membantah tuduhan itu lewat pengacaranya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini