MA Kabulkan PK, Lucas Resmi Hirup Udara Bebas

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Jum'at 09 April 2021 10:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 09 337 2391831 ma-kabulkan-pk-lucas-resmi-hirup-udara-bebas-a4KLeNqYj5.jpg Lucas. (Foto: Arie Dwi/Okezone)

JAKARTA - Terpidana kasus merintangi penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Lucas menghirup udara bebas pada Kamis (8/4) kemarin. Hal itu terlaksana usai Jaksa KPK melaksanakan putusan Mahkamah Agung (MA), terkait dikabulkan peninjauan kembali (PK) kasusnya.

"Sesuai ketentuan UU maka Jaksa eksekutor KPK Kamis malam 8/4/2021 sudah melaksanakan putusan PK dimaksud. Saat ini terpidana sudah dikeluarkan dari Lapas Kelas 1 Tangerang," ujar Pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (9/4/2021).

Baca juga: Eddy Sindoro Dituntut 5 Tahun Penjara dan Denda Rp250 Juta

Tim kuasa hukum Lucas, Aldres Napitupulu pun kuga turut membenarkan bahwa kliennya sudah bebas dari Lapas Tangerang. Dirinya pun mengucapkan terima kasih kepada Direktorat Labuksi yang telah kooperatif mengeluarkan Lucas.

"Kita berterima kasih juga dari Direktorat Labuksinya KPK sudah datang jam 9, surat perintah dari pimpinan untuk melaksanakan putusan bebas Lucas dari Lapas," kata Aldres.

Aldres pun mengapresiasi MA yang telah mengabulkan permohonan PK kliennya, meski Lucas sebelumnya telah menjalani hukuman 3 tahun penjara.

Baca juga: Umumkan Pegawainya Curi Barbuk 1,9 Kg Emas, KPK: Tanggung Jawab untuk Jujur & Terbuka

"Tentu kami apresiasi putusan MA, mengenai tidak bersalahnya Pak Lucas ini sudah disampaikan sejak 1 Oktober 2018 yang lalu. Pak Lucas kemudian ikuti proses hukumnya, dia sudah jalani hampir tiga tahun kemudian ditetapkan tidak bersalah. Tentu kami apresiasi MA memberikan putusan objektif sesuai fakta persidangan yang ada," kata Aldres.

Sebelumnya, Mahkamah Agung mengabulkan PK Pengacara Lucas dalam kasus merintangi penyidikan. Putusan bernomor register 78 PK/Pid.Sus/2021 itu diketok pada Rabu (7/4/2021) kemarin.

Diketahui, pada 20 Maret 2019, Lucas divonis hukuman 7 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Pusat terkait perkara merintangi penyidikan terhadap tersangka bekas petinggi Lippo Group Eddy Sindoro.

Hukuman Lucas dikurangi 5 tahun penjara di tingkat banding. Di tingkat kasasi, MA mengurangi vonis advokat Lucas dari 5 tahun menjadi 3 tahun penjara. Lucas pun mengajukan PK dan dikabulkan oleh MA.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini