Hilangkan Trauma, Pendampingan Psikologis ke Anak Korban Bencana NTT Jadi Prioritas

Binti Mufarida, Sindonews · Jum'at 09 April 2021 10:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 09 337 2391828 hilangkan-trauma-pendampingan-psikologis-ke-anak-korban-bencana-ntt-jadi-prioritas-I3OAWAhEqO.jpg Foto: Istimewa

JAKARTA - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Josef Nae Soi mengungkapkan bahwa banyak anak-anak yang juga ikut terdampak dan menjadi korban banjir bandang akibat siklon tropis seroja di NTT.

Oleh karena itu, Josef mengatakan bahwa pemerintah daerah akan memprioritaskan agar ada pendampingan psikologi dan konseling bagi anak-anak yang terdampak bencana ini. upaya ini dilakukan agar anak-anak tidak mengalami trauma berkepanjangan.

“Banyak sekali anak-anak kita yang kena dampak dari siklon tropis ini yang mengalami trauma. Oleh sebab itu dari pemerintah daerah akan mengusahakan supaya ada konseling dari para psikologi kepada anak-anak kita yang trauma,” ungkap Josef dikutip dari laman resmi BNPB, Jumat (9/4/2021).

Josef menceritakan penemuan anak yang umurnya masih 2 tahun, dia terendam lumpur dan masih selamat. Sehingga diharapkan dengan pendampingan psikologis dan konseling, anak-anak tidak mengalami trauma akibat bencana ini.

Baca Juga: Anjing Pelacak Dikerahkan Cari Korban Hilang di NTT

“Karena kemarin sudah ditemukan anak yang umurnya 2 tahun dia terendam oleh lumpur dan masih hidup. Tetapi, ada banyak sekali anak-anak yang cukup trauma dengan banjir bandang ini atau akibat seklon tropis ini,” papar Josef.

Sementara akibat bencana ini sebanyak 163 jiwa meninggal di NTT, 45 orang hilang, dan sebanyak 22.871 orang mengungsi. Dimana korban paling banyak ada di Kabupaten Lembata 43 orang meninggal, 25 orang hilang. Dan Alor 27 orang meninggal, 14 hilang.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini