Di KTT D-8, Presiden Jokowi Serukan Tolak Nasionalisme Vaksin Covid-19

Dita Angga R, Sindonews · Jum'at 09 April 2021 08:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 09 337 2391773 di-ktt-d-8-presiden-jokowi-serukan-tolak-nasionalisme-vaksin-covid-19-I3C5bvPqoR.jpg Presiden Jokowi saat berbicara di Konferensi D-8. (Foto : Biro Pers Setpres)

"Fasilitasi perdagangan intranegara D-8 harus didorong, hambatan perdagangan harus diminimalisir, intensifikasi intraperdagangan antarnegara anggota D-8 adalah kunci. Ini akan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi," jelasnya.

Kemudian juga dia mengatakan bahwa D-8 harus mengembangkan teknologi digital. Menurutnya, digitalisasi, artificial intelligence, computing power, big data, dan data analytics telah melahirkan terobosan-terobosan baru. Di sisi lain juga merupakan ekonomi masa depan.

D-8 memiliki potensi yang besar, keunggulan demografi penduduk muda D-8 sekitar 323 juta orang atau sekitar 27,3%. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan jumlah penduduk muda negara G-7 sebesar 135 juta atau sekitar 17,3% dari total populasi.


Baca Juga : Bertolak ke NTT, Jokowi Akan Tinjau Lokasi Terdampak Banjir Bandang

"Investasi kepada kaum muda adalah investasi untuk masa depan. Untuk itu, inovasi harus terus ditumbuhkan, industri start-up harus terus didorong. Keunggulan D-8 sebagai negara mayoritas muslim harus dimanfaatkan. Pengembangan industri start-up berbasis syariah dapat dikembangkan," ujarnya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini