Sidang Perdana Edhy Prabowo Digelar Pekan Depan

Arie Dwi Satrio, Okezone · Kamis 08 April 2021 21:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 08 337 2391675 sidang-perdana-edhy-prabowo-digelar-pekan-depan-uCfqDOUhV1.jpg Edhy Prabowo (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Pengadaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat telah menjadwalkan sidang perdana untuk Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Sidang perdana untuk Edhy Prabowo rencananya digelar pada pekan depan, Kamis 15 April 2021.

Agenda sidang perdana untuk Edhy Prabowo yakni pembacaan surat dakwaan. Edhy Prabowo bakal menjalani sidang perdananya atas perkara dugaan suap terkait pengurusan izin ekspor benih bening (benur) lobster di Kementerian Kelautan dan Perikanan.

"Untuk sidang pertama pada Kamis 15 April 2021," kata Humas PN Jakarta Pusat Bambang Nurcahyono melalui pesan singkatnya, Kamis (8/4/2021).

Baca juga: Pengadilan Tipikor Terima Berkas Dakwaan Edhy Prabowo

Tak hanya Edhy Prabowo, para terdakwa perkara dugaan suap ekspor benih lobster lainnya juga akan disidang pada Kamis pekan depan. Mereka adalah Stafsus Menteri Kelautan dan Perikanan, Safri Muis, dan Andreau Misanta Pribadi.

Baca juga: Penyuap Edhy Prabowo Dituntut 3 Tahun Penjara

Kemudian, Pengurus PT Aero Citra Kargo (ACK), Siswadi; Staf Istri Menteri Kelautan dan Perikanan, Ainul Faqih; dan Sekretaris Pribadi Edhy Prabowo, Amiril Mukminin (AM). Pihak Pengadilan Negeri Jakarta Pusat telah menerima surat dakwaan mereka dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada hari ini.

"Ada tiga berkas perkara yang displiting. Untuk Mantan Menteri KKP Edhy Prabowo terdiri satu berkas perkara No.26/Pid.Sus.TPK/2021/. Sedangkan untuk terdakwa Amiril Mukminin, Siswandi, dan Ainul Faqih ada dalam satu berkas perkara No.28/Pid.Sus.TPK/2021," beber Bambang.

"Dan untuk terdakwa Andreau Misanta dan Safri dalam satu berkas perkara No.27/Pid.Sus.TPK/2021," imbuhnya.

Lebih lanjut, kata Bambang, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Albertus Usada akan memimpin jalannya persidangan untuk seluruh terdakwa sekaligus. Albertus Usada akan didampingi oleh dua hakim anggota yakni, Suparman Nyompa dan Ali Muhtarom.

"Semua terdakwa ditahan majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat untuk 30 hari ke depan (tanggal 08 April sampai tanggal 07 Mei) dan dapat diperpanjang untuk 60 hari berikutnya," tuturnya.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini