Intensitas Siklon Tropis Seroja Meningkat, 4 Provinsi Diminta Waspada

Binti Mufarida, Sindonews · Kamis 08 April 2021 17:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 08 337 2391527 intensitas-siklon-tropis-seroja-meningkat-4-provinsi-diminta-waspada-1N5GYMLzXn.jpg Siklon tropis seroja. (BMKG)

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan memprakirakan cuaca di empat provinsi, yaitu Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Keempat provinsi tersebut diperkirakan dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang dalam 24 jam ke depan.

Selain hujan lebat, gelombang setinggi 2,5-4 meter berpeluang terjadi di Perairan selatan Jawa, Samudera Hindia selatan Bali hingga Nusa Tenggara Timur.

Kemudian tinggi gelombang 4-6 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia selatan Jawa.

Berdasarkan analisa BMKG pada Kamis (8/4) pukul 07.00 WIB, posisi Siklon Tropis Seroja telah berada di Samudera Hindia sebelah selatan Bali atau 16.3 LS, 112.6 BT, atau sekitar 890 kilometer sebelah selatan-barat daya Denpasar.

Apabila dilihat dari perkembangan arah geraknya, siklon tropis ini cenderung bergerak menuju ke barat-barat daya dengan kecepatan 16 knots atau 29 kilometer per jam menjauhi wilayah Indonesia.

Adapun kekuatannya terpantau 40 knots atau 75 kilometer per jam dengan tekanan 995 hPa.

Selanjutnya, menurut prediksi BMKG dalam kurun waktu 24 jam atau pada Jumat (9/4) pukul 07.00 WIB, posisi Siklon Tropis Seroja akan berada di Samudera Hindia sebelah selatan Bali atau 18.7 LS dan 110.4 BT, atau sekitar 1.120 kilometer sebelah selatan barat daya Denpasar dan dipastikan menjauhi wilayah Indonesia.

Baca Juga : Siklon Seroja Mulai Jauhi Indonesia, BMKG: Tetap Waspadai Cuaca Buruk di Daerah Ini

Adapun kekuatannya diperkirakan akan mencapai 55 knots atau mencapai 100 kilometer per jam dengan tekanan 982 hPa.

Melihat adanya hasil analisa dan prakiraan cuaca ekstrem dari BMKG tersebut, maka pemangku kebijakan di daerah diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan mengambil tindakan yang dianggap perlu guna mitigasi dan pengurangan risiko bencana untuk ke depannya.

Selain itu, masyarakat diminta waspada dan dapat mengantisipasi segala sesuatu dalam kaitan potensi bencana yang dapat dipicu oleh faktor cuaca tersebut.

Baca Juga : Gempa M 4,2 Guncang Tapanuli Tengah, Ini Analisis BMKG

Dalam hal ini, masyarakat diharapkan selalu memantau perkembangan data dan informasi prakiraan cuaca dari BMKG dan mengikuti segala arahan dari pihak berwajib.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini