Nyolong Emas Batangan Barbuk Kasus Korupsi, Pegawai KPK Langsung Dipecat

Arie Dwi Satrio, Okezone · Kamis 08 April 2021 12:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 08 337 2391346 nyolong-emas-batangan-barbuk-kasus-korupsi-pegawai-kpk-langsung-dipecat-mNJNVKLODc.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

JAKARTA - Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memecat pegawai lembaga antirasuah berinisial IGAS. IGAS dipecat setelah ketauan mencuri emas batangan seberat 1,9 kilogram. Emas batangan itu merupakan barang bukti kasus suap yang menjerat mantan pejabat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Yaya Purnomo.

"Majelis memutuskan bahwa yang bersangkutan perlu dijatuhi hukuman, berat yaitu memberhentikan dengan tidak hormat," ujar Ketua Dewan Pengawas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean di kantornya, Gedung lama KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (8/4/2021).

Baca juga:  Pegawai KPK Nekat Mencuri Emas Batangan Barbuk Kasus Korupsi

Sidang etik terhadap IGAS digelar pada hari ini. Dalam persidangan, IGAS yang merupakan pegawai Satuan Tugas (Satgas) pada Direktorat Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi (Labuksi) KPK dinyatakan bersalah karena telah terbukti mencuri emas batangan seberat 1900 gram atau 1,9 kilogram.

Berdasarkan hasil penelusuran Dewas, IGAS mencuri emas batangan barbuk perkara korupsi karena terlilit utang. IGAS terlilit utang diduga karena gagal dalam bisnis trading forex. Namun, baru sebagian emas yang dicurinya digadaikan. Ia mendapat hasil Rp900 juta dari hasil menggadaikan emas tersebut.

Baca juga:  Pegawai KPK Mencuri Emas Batangan, Hasilnya untuk Bayar Utang

"Sebagian dari barang bukti yang sudah diambil ini, yang dikatagorikan pencurian atau penggelapan ini digadaikan oleh yang bersangkutan karena yang bersangkutan memerlukan dana untuk bayar utang-utangnya," kata Tumpak.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini