Jalasenastri Kirim Bantuan 3,5 Ton Bahan Pokok untuk Korban Bencana Alam di NTT

Riezky Maulana, iNews · Kamis 08 April 2021 10:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 08 337 2391244 jalasenastri-koarmada-1-kirim-bantuan-3-5-ton-bahan-pokok-untuk-korban-bencana-alam-di-ntt-FYRhGYNNHL.jpg Jalasenastri Koarmada 1 memberikan bantuan bahan pokok untuk korban bencana alam NTT.(Foto:Ist)

JAKARTA - Organisasi istri prajurit TNI AL (Jalasenastri) mengirim bantuan bahan pokok kepada korban terdampak bencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang menerpa Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak Minggu (4/4/2021). Adapun bantuan tersebut totalnya sebanyak 3,5 ton bahan pokok.

Bantuan tersebut akan dikirimkan dengan KRI milik TNI AL dari dermaga JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Jumlah total bantuan kami kurang lebih 3,5 ton beras yang terdiri dari 350 karung beras masing-masing 10 Kg dan mie instan sebanyak 350 dus. Kita akan kirim terus apa pun yang dibutuhkan kita siap bantu," ujar Ketua Daerah Jalasenastri Armada I, Nisa Rasyid K di Mako Koarmada I Jakarta Pusat, Kamis (8/4/2021).

Baca Juga: Siaga di Wilayah Rawan Bencana, Kepala BNPB: Sebaiknya Ada Siskamling

Dia menuturkan, bantuan ini merupakan bentuk perhatian Jalasenastri Armada I kepada masyarakat NTT yang terkena musibah banjir bandang dan tanah longsor.dia berharap, bantuan terdebut dapat meringankan beban para korban.

"Kami turut prihatin dan duka yang mendalam atas musibah yang melanda saudara kita, semoga dengan bantuan ini dapat meringankan beban saudara kita yang berdampak bencana,” sambungnya.

Baca Juga: Penampakan Bendung Kambaniru Jebol Akibatkan Banjir Parah di Sumba Timur

Kegiatan seperti ini, kata Nisa, telah secara rutin dilaksanakan oleh para pengurus Jalasenastri Armada I dan akan terus dilanjutkan. Dia mengajak untuk para masyarakat bersatu memberikan sumbangsihnya kepada para korban bencana alam.

Sebelumnya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo melaporkan jumlah korban meninggal akibat bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) per 7 April 2021, pukul 20.00 WIB sebanyak 138 orang.

"Total korban meninggal yang telah ditemukan jasadnya mencapai 138 orang. Dan yang masih dalam pencarian sebanyak 61 orang,” ungkap Doni dalam konferensi pers virtual Update Penanganan Pasca Banjir Bandang di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Rabu (7/4/2021) malam.

(saz)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini