Pemerintah Berikan Rp500 Ribu Per Bulan untuk Korban Bencana NTT

Binti Mufarida, Sindonews · Rabu 07 April 2021 21:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 07 337 2391087 pemerintah-berikan-rp500-ribu-per-bulan-untuk-korban-bencana-ntt-pemda-diminta-lengkapi-data-XNhTN2wSGN.jpg Kepala BNPB Doni Monardo. (Foto : BNPB)

JAKARTA - Pemerintah pusat akan memberikan bantuan sebesar Rp500 ribu per kepala keluarga yang dapat digunakan untuk menyewa hunian sementara. Bantuan itu ditujukan untuk masyarakat terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan ini diberikan sebagai upaya pemerintah untuk mencegah membeludaknya masyarakat yang ada di pengungsian. Dengan begitu, dapat mencegah penularan virus corona (Covid-19) di antara para korban.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo, meminta pemerintah daerah segera melengkapi data masyarakat terdampak. Sehingga bantuan ini segera dicairkan.

“Kami meminta para pimpinan daerah untuk mempercepat proses usulan kepada pemerintah pusat melalui BNPB, agar BNPB bisa menyalurkan bantuan dana sebesar Rp500.000 per keluarga, setiap bulannya,” ungkap Doni dalam konferensi pers virtual Update Penanganan Pascabanjir Bandang di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Rabu (7/4/2021), malam.

“Ini semata-mata upaya kami untuk mencegah jangan sampai tempat-tempat pengungsian ini justru nanti bisa menimbulkan masalah baru yaitu Covid,” tutur Doni.

Selain itu, Doni menegaskan, pemerintah pusat tidak membangun hunian sementara atau huntara bagi masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur.

Doni menjelaskan hal ini semata-mata agar masyarakat terdampak tidak berada di huntara untuk mencegah penularan Covid-19. Pasalnya, pandemi Covid-19 saat ini masih belum berakhir.

Baca Juga : TNI AL Kerahkan 6 KRI Bantu Penanganan Bencana NTT

“Kemudian pada kesempatan ini BNPB atau pemerintah pusat tidak membangun huntara atau hunian sementara. Ini juga semata-mata untuk proses masyarakat yang terdampak tidak berada di huntara, tetapi bisa menyewa rumah keluarga atau saudara terdekat, sehingga risiko terpapar Covid akan bisa kita kurangi,” paparnya.

Baca Juga : Update Bencana NTT: 138 Orang Meninggal Dunia, 61 Hilang

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini