Padam Sejak Minggu, Perbaikan Listrik di NTT Terkendala Akses yang Tertutup

Adi Rianghepat, Okezone · Rabu 07 April 2021 16:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 07 337 2390918 padam-sejak-minggu-perbaikan-listrik-di-ntt-terkendala-akses-yang-tertutup-wcTGngE5Zk.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

KUPANG - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero mulai melakukan perbaikan sejumlah gardu yang ambruk akibat diterpa badai Siklon Seroja dan berhasil mengalirkan arus listrik ke sejumlah daerah di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Hingga Rabu 7 April 2021 pukul 12.00 Wita, PLN berhasil memperbaiki 1.005 gardu dan kembali menyalurkan aliran listrik kepada lebih dari 142 ribu pelanggan. Setelah kami pastikan kondisi pelanggan aman, kami mulai mengalirkan listrik ke rumah warga. Pararel kami terus percepat perbaikan tower miring dan jaringan yang rusak akibat diterjang badai seroja," kata General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT Agustinus Jatmiko di Kupang, Rabu (7/4/2021).

Dia mengatakan, sejumlah wilayah yang sudah bisa menikmati aliran listrik diantaranya untuk Kota Kupang berada di Oepoi, Cak Doko, dan sebagian BTN Kolhua.

Sementara daerah lainnya, seperi di Kabupaten Sumba Barat, Sumba Jaya, Kabupaten Ende, Ngada, Sikka serta Kabupaten Flores Timur. Sedangkan secara bertahap pulih berada di Kabupaten Lembata dan Sumba Timur.

Menurutnya, perbaikan masih terkendala akses ke lokasi yang secara geografis masih tertutup akibat dampak badai tersebut. Namun begitu upaya untuk menembus lokasi-lokasi itu terus dilakukan.

"Masih banyak daerah yang belum bisa ditembus petugas karena aksesnya rusak, kami kerahkan 442 personil yang kami sebar demi percepatan pemulihan kelistrikan," katanya.

Baca Juga: BNPB: Penetapan Status Bencana Banjir Bandang NTT Ditentukan per Wilayah

Dia berharap upaya yang dilakukan bisa segera selesai. Sementara data yang diperoleh menyebutkan, dampak badai Siklon Seroja yang mengepung NTT sejak Kamis 1 April 2021 hingga Senin 5 April itu, telah memporak-porandakan wilayah itu. Termasuk Kota Kupang.

Dampak itu pun dialami PLN yang berakibat, 3.986 gardu distribusi rusak, dan 3.045 gardu masih padam. untuk gardu distribusi yang menyala hingga saat ini sudah berada di angka 941 atau 24 persen.

Untuk total pelanggan yang terdampak sebanyak 635.979 dan yang masih padam 503.075 dan pelanggan yang sudah menyala 132.904 atau 21 persen. sementara data pelanggan Unit Induk Wilayah NTT sebanyak 939.505 dengan total gardu 5.596. Sementara jaringan tegangan rendah berjumlah 9.162 kms, jaringan tegangan menengah 9.187 kms.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini