Dampak Terkini Siklon Tropis Seroja Akibatkan 13.230 Warga Nusa Tenggara Timur Mengungsi

Binti Mufarida, Sindonews · Rabu 07 April 2021 14:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 07 337 2390850 dampak-terkini-siklon-tropis-seroja-akibatkan-13-230-warga-nusa-tenggara-timur-mengungsi-kMQUY7lv6L.jpg Warga korban bencana banjir bandang NTT mengungsi.(Foto:Dok Okezone)

JAKARTA - Cuaca ekstrem dampak siklon tropis Seroja di kawasan Nusa Tenggara Timur (NTT) memicu terjadinya bencana di sejumlah wilayah yang mengakibatkan 13.230 orang mengungsi.

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB per 7 April 2021, pukul 14.00 WIB sebanyak 13.230 mengungsi.

Sementara itu, wilayah administrasi yang terdampak yakni kabupaten dan kota di NTT terdampak. Diantaranya Kabupaten Flores Timur, Malaka, Lembata, Ngada, Sumba Barat, Sumba Timur, Rote Ndao, Sabu Raijua, Alor, Kupang, Belu, Timor Tengah Utara, dan Kupang.

Baca Juga: Cari Korban Bencana NTT, BNPB Kerahkan Anjing Pelacak

“Data dari Pusdalop kita hari ini per 7 April 2021 pukul 2 siang ada 124 orang meninggal dunia,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, dalam konferensi pers virtual dari Graha BNPB, Jakarta, Rabu (7/4/2021).

Baca Juga: Dampak Siklon Seroja, BMKG: Masih Akan Terasa dari NTB hingga Yogyakarta

Raditya mengatakan, data jumlah korban sangat dinamis. “Sekali lagi, data akan sangat dinamis dan akan terus kami update bilamana ada penambahan. Selain itu, total korban hilang mencapai 74 orang, kemudian 129 orang luka-luka dan 13.230 orang mengungsi.”

“Kami akan merinci seberapa banyak data yang kami dapatkan. Disini data dari 124 jiwa yang meninggal, 67 dari Kabupaten Flores Timur, kemudian dari Lembata ada 28, kemudian 21 dari Kabupaten Alor, kemudian 3 dari Kabupaten Malaka, 2 dari kabupaten Sabu Raijua, 1 dari kota Kupang, 1 dari Kabupaten Ende, dan 1 dari Kabupaten Kupang,” papar Raditya.

(saz)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini