Yakin Menang di Pengadilan, Demokrat: Gerombolan Moeldoko Tuntutannya Tak Jelas

Felldy Utama, iNews · Rabu 07 April 2021 13:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 07 337 2390791 yakin-menang-di-pengadilan-demokrat-gerombolan-moeldoko-tuntunannya-tidak-jelas-oJ6gosX5Ls.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra meyakini pihaknya akan memenangkan 'pertarungan' di pengadilan. Hal itu diungkapkan merespons langkah kubu Moeldoko yang menggugat kepengurusan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Herzaky menegaskan, bahwa kepengurusan Partai Demokrat yang diakui secara sah oleh pemerintah merupakan kepengurusan di bawah kepemimpinan AHY. Hal itu dikuatkan dengan keputusan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) yang sebelumnya telah menolak pendaftaran kubu Moeldoko.

"Karena itu, tentu kami yakin menang kalau berhadapan dengan mereka di pengadilan. Gerombolan Moeldoko itu tuntutannya tidak jelas ujung pangkalnya. Legal standing mereka tidak punya, prosedurnya dan aturannya pun mereka tidak tahu. Hanya sekedar mau buat gaduh saja mereka itu," kata Herzaky kepada wartawan, Rabu (7/4/2021).

Baca juga:  Gugatan Kubu Moeldoko: Batalkan AD ART hingga AHY Bayar Ganti Rugi Rp100 Miliar

Herzaky pun mempertanyakan terkait gugatan yang diajukan kubu Moeldoko tersebut benar-benar sudah diterima pengadilam atau tidak. Ia justru pesimistis, jika gugatan tersebut bisa diterima.

"Belum apa-apa, sudah teriak-teriak di media massa. Memangnya sudah diterima laporannya di pengadilan? Jangan-jangan kayak berkas-berkasnya di Kemenkumham. Heboh-heboh di publik, tapi melengkapi berkas saja tidak mampu," ujarnya.

Baca juga:  Prahara Demokrat, AHY Bantah untuk Dongkrak Elektabilitas Partai

Diberitakan sebelumnya, Juru Bicara Pengurus Partai Demokrat hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Deliserdang, Sumatera Utara, Muhammad Rahmad memastikan pihaknya telah melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Gugatan ini dilakukan pihaknya menyusul permohonan kepengurusan PD kubu Ketua Umum Moeldoko yang telah ditolak Kemenkumham beberapa waktu lalu.

"Gugatan ke Pengadilan Negeri terkait AD/ART 2020 sudah diajukan minggu lalu," katanya saat dihubungi, Selasa (6/4/2021).

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini