KPK Tangkap Samin Tan di Kafe Kawasan MH Thamrin

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Selasa 06 April 2021 17:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 06 337 2390395 kpk-tangkap-samin-tan-di-kafe-kawasan-mh-thamrin-zyptpfqLIU.jpg Samin Tan ditangkap KPK. (Foto : MNC Portal/Raka Dwi)

JAKARTA - Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Karyoto, mengungkapkan kronologi penangkapan buron perkara dugaan tindak pidana korupsi suap terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1, Samin Tan (SMT).

Karyoto mengungkapkan, status daftar pencarian orang (DPO) Samin Tan sudah disematkan sejak April 2020 usai KPK menetapkannya sebagai tersangka.

"Dengan ditetapkankannya tersangka SMT sebagai DPO, Tim Penyidik KPK dengan dibantu pihak Polri terus berkoordinasi dan aktif melakukan pencarian terhadap DPO tersebut antara lain dengan melakukan penggeledahan rumah di berbagai tempat di sekitar wilayah Jakarta," ujar Karyoto dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (6/5/2021).

Awalnya, kata Karyoto, pada Senin (5/5) Tim Penyidik KPK mendapat informasi dari masyarakat mengenai keberadaan Samin Tan.

"Selanjutnya Tim bergerak dan memantau keberadaan tersangka yang sedang berada di salah satu kafe yang berlokasi di wilayah Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat dan langsung dilakukan penangkapan," ucapnya.

Samin Tan kemudian dibawa ke Gedung KPK Merah Putih untuk diperiksa lebih lanjut guna kepentingan penyidikan.

Samin Tan pun ditahan selama 20 hari pertama terhitung sejak tanggal 6 April 2021 sampai dengan 25 April 2021 di Rumah Tahanan KPK Gedung Merah Putih.

Baca Juga : Buronan KPK Samin Tan Ditangkap, Tangannya Diborgol!

Untuk tetap mengantisipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan Rutan KPK, tersangka akan terlebih dulu dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari di Rutan KPK Cabang Kavling C1.

Perkara ini merupakan pengembangan Operasi Tangkap Tangan pada tanggal 13 Juli 2018 di Jakarta, dimana KPK sebelumnya telah menetapkan 3 tersangka, yaitu Eni Maulani Saragih, Johannes Budisutrisno Kotjo dan Idrus Marham yang saat ini perkaranya telah berkekuatan hukum tetap.

Selama proses penyidikan perkara ini, telah dilakukan pemeriksaan sebanyak 35 orang saksi.

Baca Juga : KPK Resmi Tahan Samin Tan

Atas ulahnya, Samin Tan disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 13 Undang Undang No 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 64 ayat (1) KUHPidana.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini