Telegram soal Larangan Media Liput Arogansi Dicabut, Polri Minta Maaf

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 06 April 2021 17:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 06 337 2390359 telegram-soal-larangan-media-liput-arogansi-dicabut-polri-minta-maaf-ijAKh06Pbk.jpg Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono. (Foto : Okezone.com/Puteranegara Batubara)

JAKARTA - Kepala Divis Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan permohonan maaf atas terbitnya telegram nomor ST/750/IV/HUM.3.4.5./2021 tanggal (5/4/2021) terkait larangan menyiarkan tindakan arogansi aparat kepolisian.

Surat telegram tersebut pun sudah dicabut melalui telegram ST/759/IV/HUM.3.4.5./2021 tanggal (6/4/2021) yang ditandatangani oleh Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono atas nama Kapolri.

"Kami sampaikan permintaan maaf kalau terjadi miss dan membuat ketidaknyamanan media," kata Argo saat dikonfirmasi, Jakarta.

Menurut Argo, pihaknya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat khususnya awak media atau insan pers apabila terjadi kesalahpahaman dari terbitnya telegram tersebut.

Baca Juga : Telegram Kapolri ke Humas: Larang Siarkan Arogansi hingga Korban Kejahatan Seksual

Jenderal bintang dua itu memastikan pihaknya tetap mengutamakan transparansi dan keterbukaan informasi publik.

Baca Juga : Kapolri Cabut Telegram Larangan Media Liput Arogansi Aparat

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini