Sekolah Tatap Muka, Ganjar Izinkan Siswa Sarungan

Taufik Budi, Okezone · Selasa 06 April 2021 11:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 06 337 2390128 sekolah-tatap-muka-ganjar-izinkan-siswa-sarungan-0QAR8nJEqe.jpg Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tinjau sekolah tatap muka (Foto : Istimewa)

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta pihak sekolah bisa lebih fleksibel dalam uji coba sekolah tatap muka. Bahkan, siswa diperbolehkan pakai sarung ke sekolah selagi seragamnya dicuci untuk menjamin keamanan dari penyebaran Covid-19.

“Problemnya tadi ada satu sih, kalau seragamnya kan ada yang dipakai dua hari ya, yang paling bagus sebenarnya seragamnya dicuci langsung saja,” tutur Ganjar usai sidak uji coba PTM di MAN 1 Kota Semarang, Selasa (6/4/2021).

“Jadi mungkin Pak, kasih toleransi saja Pak, enggak usah pakai seragam. Ndak papa, enggak pakai seragam. Tapi bajunya dicuci, demi keamanan. Sehari ganti tiap hari ganti, sarungan yo rakpopo, sing penting ilmune, karena kondisinya darurat,” lanjut Ganjar.

Dalam sidak tersebut Ganjar sebelumnya berdialog dengan siswa kelas X yang sudah berada di sekolah. Ganjar menanyakan tentang pakaian seragam yang dikenakan akan langsung dicuci atau digantung dan kembali dipakai keesokan harinya.

“Enggak Pak, karena dua hari pakai seragam yang ini. Jadi pulang, ganti baju lalu mandi. Seragamnya dijemur,” lugas salah seorang siswa.

Mendengar itu, Ganjar pun meminta agar para siswa mau mencuci bajunya seusai pulang sekolah. Jika takut tidak kering, Ganjar menyarankan agar baju yang selesai digunakan pada hari itu langsung disetrika.

“Ini supaya bersih semuanya. Kalau bisa dicuci lebih baik. Jadi pastikan selalu bersih,” katanya.

Ganjar juga mengingatkan, para siswa tidak saling meminjam barang baik kepada teman atau pun guru. Sebab, pertukaran barang tanpa disadari bisa berpotensi penularan.

“Kemarin waktu saya di Ungaran itu ada guru minta dipotretin sama siswanya, hHP-nya dikasihkan, wah itu bahaya. Maka siswa, biasakan untuk membawa alat keperluan pribadinya sendiri. Bukannya pelit tapi ini menjaga. Oke ya?,” ucap Ganjar diiyakan oleh siswa dan guru.

Baca Juga : Ralat Data, Doni Monardo Sebut Korban Tewas Banjir Bandang di NTT 81 Orang

Dari hasil pantauannya, Ganjar menilai pelaksanaan ujicoba PTM di dua sekolah yang dikunjunginya berjalan baik. Dia berharap, standar ketat protokol kesehatan tersebut terus dijaga.

“Insya Allah ini berjalan dengan baik. Maka tinggal membiasakan, saya ingatkan dan tidak pernah bosen agar bapak ibunya yang mengontrol. Dan saya terima kasih ini contoh di MAN 1 ada satgasnya, 10 (orang) satgas ini yang kita harapkan dia monitor terus, keliling terus, elik-elik terus, ngelingke koncone, muride dan sebagainya,” tegas Ganjar.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini