Ralat Data, Doni Monardo Sebut Korban Tewas Banjir Bandang di NTT 81 Orang

Fahreza Rizky, Okezone · Selasa 06 April 2021 11:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 06 337 2390115 ralat-data-doni-monardo-sebut-korban-tewas-banjir-bandang-di-ntt-81-orang-a2ZVAzISZn.jpg Kepala BNPB Doni Monardo. (Foto : BNPB)

JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengatakan jumlah korban tewas akibat banjir bandang dan longsor di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sebanyak 81 orang. Sementara 103 lainnya dilaporkan hilang dan masih dicari. Namun, ia mengatakan data tersebut akan berubah tiap jamnya.

"Untuk data-data korban sejauh ini masih fluktuatif. Ini data yang dihimpun dari pemda dari kabupaten/kota dan provinsi dan juga dari TNI-Polri. Kalau kita lihat data di sini kemungkinan akan ada perubahan-perubahan tiap waktu," kata Doni dalam YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (6/4/2021).

"Kemudian untuk sementara korban jiwa yang meninggal 81 orang, tapi mohon maaf datanya akan berubah tiap jam. Kemudian yang masih dalam pencarian sekitar 103 orang," tuturnya.

Doni yang saat ini sedang berada di Kabupaten Lembata, NTT, ini menginformasikan ada 11 wilayah terdampak badai siklon tropis seroja, yaitu 10 kabupaten dan 1 kota.

Kesebelas wilayah itu antara lain Kota Kupang, Kabupaten Flores Timur, Malaka Tengah, Lembata, Ngada, Alor, Sumba Timur, Rote Ndao, Sabu Raijua, Timor Tengah Selatan, dan Ende.

Baca Juga : Mensos Sebut Korban Meninggal Akibat Banjir NTT dan NTB Capai 86 Orang

Sebelumnya, Kapusdatin BNPB Raditya Jati menyebut jumlah korban tewas di NTT mencapai 128 jiwa dengan rincian di Lembata 67 orang, Flores Timur 49, dan Alor 12. Sementara itu korban hilang mencapai 72 orang dengan rincian di Alor 28 orang, Flores Timur 23, dan Lembata 21.

Baca Juga : Update Banjir Bandang NTT: 128 Meninggal Dunia, 72 Orang Dilaporkan Hilang

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini