Ketua DPD RI: Ibu Kota Baru Harus Bebas Banjir dan Bencana

MNC Portal, · Senin 05 April 2021 14:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 05 337 2389569 ketua-dpd-ri-ibu-kota-baru-harus-bebas-banjir-dan-bencana-amde3AGur8.jpg Foto:Ist

KUTAI KARTANEGARA – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta, pembangunan ibu kota baru di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara harus memperhatikan perspektif lingkungan dan potensi kebencanaan. Sehingga ibu kota baru benar-benar bebas dari ancaman banjir.

(Baca juga: Banjir Dahsyat NTT, Warga Temukan Mayat di Laut Terbaring di Atas Kasur)

"Konsep smart city dan forest city atau the bush capital serta sekaligus dengan pemulihan dan perlindungan lingkungan harus menjadi ciri istimewa dan menjadi model percontohan perkotaan modern. Yang terpenting adalah bebas dari banjir," ujarnya saat berkunjung ke Kesultanan Kukar Ing Martadinata, Kaltim, Senin (5/4/2021).

(Baca juga: Duka Mendalam Jokowi Atas Bencana di NTT dan NTB)

Dia menambahkan, ibu kota baru sangat penting menjadi kota terintegrasi yang mengintegrasikan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) beserta teknologi internet untuk segala (IoT) dengan cara yang aman untuk mengelola aset kota.

Di dalamnya, kata mantan Ketua Umum Kadin Jawa Timur itu meliputi sistem informasi pemerintahan lokal, sekolah, perpustakaan, sistem transportasi, rumah sakit, pembangkit listrik, jaringan penyediaan air, pengelolaan limbah, penegakan hukum dan pelayanan masyarakat lainnya sehingga efektif dan efisien dalam pelayanan.

"Smart city harus menjadi pedoman pembangunan ibu kota baru. Smart city dicirikan dengan integrasi hal-hal yang bersifat pelayanan publik, sehingga hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat bisa dilakukan secara satu pintu," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini