Satgas TMMD Wujudkan Sebagian 'Mimpi' Warga Kampung Cisaat

Tim Okezone, Okezone · Minggu 04 April 2021 05:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 04 337 2388991 satgas-tmmd-wujudkan-sebagian-mimpi-warga-kampung-cisaat-jSmT9WR921.jpg Satgas TMMD (Foto : TNI)

JAKARTA - Warga Kampung Cisaat, Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi patut bersyukur impian itu terwujud menjadi kenyataan. Puluhan kepala keluarga dhuafa berharap hidup layak. Tingkat Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) semakin meningkat tersedianya posyandu yang layak.

Sementara ratusan warga lainnya yang mayoritas petani ingin meningkatkan taraf hidupnya dan sejahtera. Para petani mengusung hasil pertaniannya melalui jalan usaha tani yang kini beraspal dan lebar. Tadinya hanya jalan licin berlubang penuh tanah liat.

“Sebagian 'mimpi' itu kini terwujud setelah Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 TA 2021 bersama masyarakat dan elemen lain merajut kebersamaan membangun Kampung Cisaat RT. Rt. 001/004 Desa Kertarahayu semasa pra TMMD ke-110 dan selama 30 hari TMMD (02 Maret-31 Maret),” Ucap Kapendam Jaya, dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (4/4/2021).

Layaknya tim bedah rumah, bangunan Posyandu yang sudah lawas dan tidak layak itupun dirobohkan Satgas TMMD. Miris awal melihatnya setiap kali hujan, air yang menerobos melalui genting yang bocor, menetes dan merembas dari dinding-dinding temboknya merendam lantainya.

Kata-kata mainstream pun sayup-sayup terdengar, “fasilitas kesehatan kok seperti itu.” Posyandu merupakan tempat pelayanan terpadu, untuk mengukur sejauh mana tingkat kesehatan Ibu dan jenjang pertumbuhan anak.

Sejak Satgas TMMD ke-110 membangun kembali posyandu ini pada awal Maret lalu, fasilitas Kesehatan Ibu dan Anak kini jauh lebih layak. Dindingnya terbuat dari tembok dengan warna yang cerah, tersedianya sarana penunjang pelayanan kesehatan, didalamnya tersedia sarana penunjang taman bermain anak, halaman posyandu berlapis paving blok dan tersedianya sarana air bersih.

Tampak pada halaman depan posyandu telah terpasang pagar pelindung batas aman bermain anak yang dihiasi tanaman dan berdiri bunga-bunga diatas pot, serta sarana jalan yang telah diperbaharui dengan di cor sepanjang 210 meter, lebar 2,5 meter dan ketebalan 0,15 meter dipersiapkan juga dreanase saluran air sepanjang 250 meter.

Baca Juga : Hukum terhadap Teroris Diharapkan Tidak Memberikan Stigma Negatif Kelompok Tertentu

Perubahan yang telah dilaksanakan oleh Satgas TMMD selama 30 hari itu, telah mengubah persepsi masyarakat, sebagian mimpi warga Kampung Cisaat itu kini telah terwujud.

Selain pada sasaran fisik, TMMD juga ke non fisik. Masyarakat diberikan penyuluhan Bela Negara, Wawasan Kebangsaan, Hukum dan Kamtibmas, penyuluhan KB, Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), bahaya Narkoba, bahaya Terorisme dan Faham Radikalisme, program Stanting, pencegahan penularan Covid-19 melalui penerapan Prokes, dan penyuluhan Penyakit Tidak Menular (PTM). Penyuluhan bertempat Aula Desa dan Saung Kuning Desa Kertarahayu.

Perlahan-lahan masyarakat di Kampung Cisaat tak canggung mengungkapkan isi hatinya kepada anggota TNI. Tentang apa saja. Semua disampaikan lepas tanpa beban.

Keberanian tersebut karena komunikasi mereka dengan anggota TNI tanpa sekat. Ya, kegiatan fisik dan non fisik TMMD ke-110 yang mendekatkan TNI dengan masyarakat.

Selama 30 hari operasi bakti TNI tersebut digelar. Satgas TMMD diterjunkan dan tinggal di rumah-rumah warga. Untuk menjadi bagian dari keluarga yang diikuti, niat tulus dan ikhlas untuk mengabdi membangun desa setempat.

Pemandangan menyayat hati terhampar ketika pelepasan prajurit pada acara penutupan TMMD ke-110, Rabu (31/3). ''Banyak air mata berlinang, masyarakat yang berat melepas kepulangan para prajurit,'' ujar Kapendam Jaya selaku Dansatgas Penerangan TMMD ke-110 yang menyaksikan suasana haru-biru itu.

Penutupan TMMD ke-110, Bupati Kabupaten Bekasi Eka Supria Atmaja yang diwakili H. Ucu memberikan apresiasinya. Dikatakannya, manunggal bersama rakyat tidak sekadar slogan TNI. Bisa dibuktikan pada program TMMD.

Kegiatan TMMD juga mampu mengetuk kepedulian sejumlah elemen masyarakati untuk memberikan perhatian. Program TMMD yang selama ini dikerjakan TNI memberikan taraf hidup masyarakat ke arah yang lebih baik. Meski sifat pembangunan hanya difokuskan di satu desa, namun bhakti nyata Tentara Nasional Indonesia (TNI) tentu akan sangat bermanfaat bagi masyarakat desa setempat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini