Kisah Mistis Bung Karno dan Parfum Favoritnya

Tim Okezone, Okezone · Sabtu 03 April 2021 09:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 03 337 2388667 kisah-mistis-bung-karno-dan-parfum-favoritnya-5DkQzRaZwF.jpg foto: ist

MEMBUAT tubuh senantiasa wangi, bisa dengan memakai parfum. Memakai wewangian juga menambah rasa percaya diri kita dihadapan orang lain. Bahkan, presiden pertama Republik Indonesia, Ir Soekarno, juga memiliki parfum favorit bermerek Shalimar.

(Baca juga: Ketika Bung Karno Pesan 50 Tusuk Sate Ayam saat Bulan Ramadan)

Parfum kegemaran Sang Proklamator ini dikabarkan terinspirasi dari kisah cinta antara tokoh legendaris India yakni Kaisar Shah Jahan dan istrinya Mumtaz Mahal.

Muncul kisah unik yang juga bernuansa mistis mengenai parfum kegemarannya itu. Kala itu pada Juni 2001, salah satu putri Soekarno yaitu Rachmawati Soekarnoputri bersama suaminya Beni Sumarno sedang berada di Hotel Lestari yang menjadi tempatnya menginap. Mereka di sana berbincang-bincang dengan istri Bung Karno, Ratna Sari Dewi; salah satu pejabat Perusahaan Listrik Negara (PLN) Pusat, Edi Sukmoro; dan seorang wartawan.

(Baca juga: Penyerang Mabes Polri Ditembak, Munarman: Terlalu Murah Nyawa Manusia di Indonesia!)

Kemudian Ibu Ratna yang berbincang dengan banyak orang di sana-sini, tiba-tiba mencium sebuah aroma harum parfum. Ia pun tampak mengendus-enduskan hidungnya mencari asal wewangian tersebut.

"Saya mencium aroma Bapak (Soekarno)," ujar Ratna Sari Dewi, sebagaimana dikutip dari buku 'Sisi Lain Istana' karya J Osdar, Sabtu (4/3/2021).

Mendengar ucapan Ibu Ratna, Rachmawati lalu menimpalinya dengan pertanyaan terkait parfum Shalimar kegemaran Bung Karno. "Mungkin Bu Dewi mencium aroma parfum Shalimar yang sering dipakai Bung Karno tatkala masih hidup?"

"Mungkin," jawab Ratna Sari Dewi singkat. Selanjutnya ditimpali Beni Sumarno yang menuturkan, "Saya pakai sedikit tadi pagi, dan sekarang aromanya sudah hilang."

Kemudian seorang wartawan yang ikut berbincang mengajak Beni Sumarno untuk ditunjukkan parfum Shalimar yang dimaksud dan menyemprotkannya. Setelah itu, ia menemui kembali Ibu Ratna yang sedang asyik berbincang dengan Rachmawati.

"Apakah Ibu Dewi tidak merasakan aroma parfum saya?" tanya si wartawan. Ibu Dewi kemudian menjawab, "Oo tidak, tidak. Saya tidak (mencium) bau apa-apa.”

Ketika itu juga Edi Sukmoro berucap, "Mungkin Bung Karno hadir."

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini