Buka Tanwir Pemuda Muhammadiyah, Presiden Jokowi Bahas Reforma Agraria hingga Kewirausahaan

Fahreza Rizky, Okezone · Jum'at 02 April 2021 18:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 02 337 2388483 buka-tanwir-pemuda-muhammadiyah-presiden-jokowi-bahas-reforma-agraria-hingga-kewirausahaan-rKMvsvYeSL.jpg Presiden Jokowi. (Foto : Biro Pers Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka secara virtual Tanwir 1 Pemuda Muhammadiyah, Jumat (2/4/2021). Dalam kesempatan itu, Kepala Negara mengapresiasi dakwah kepeloporan di sektor perekonomian yang dilakukan organisasi tersebut.

Menurut Jokowi, melalui model dakwah tersebut, para pengusaha muda Muhammadiyah melakukan sinergi dan inkubasi bisnis untuk melahirkan para pengusaha-pengusaha baru.

"Ada gerakan pengusaha berkemajuan yang menyinergikan semua pengusaha muda Muhammadiyah melakukan inkubasi bisnis untuk melahirkan pengusaha-pengusaha baru. Kita memerlukan lebih banyak lagi wirausaha-wirausaha muda karena harus mengantisipasi puncak bonus demografi pada tahun 2030," ujarnya sebagaimana dikutip dari Biro Pers Sekretariat Presiden.

Berdasarkan data yang ada, tiap tahunnya terdapat 2,9 juta penduduk usia kerja baru atau anak-anak muda yang baru masuk ke pasar kerja. Dengan demikian, kebutuhan atas lapangan kerja baru juga sangat mendesak. Di sinilah peran penting para wirausaha muda untuk menciptakan lapangan kerja baru.

Jokowi menambahkan, pemerintah juga berupaya untuk mendukung munculnya para wirausaha baru dengan melakukan reformasi ekosistem usaha secara besar-besaran. Regulasi yang menjadi penghambat pengembangan UMKM juga terus dipangkas, sementara akses permodalan terus diperluas.

Selain itu, Jokowi juga menyinggung soal redistribusi aset dan reforma agraria. Menurutnya hal tersebut akan terus dilakukan demi mewujudkan pemerataan ekonomi.

Baca Juga : Survei Polmatrix: Mayoritas Publik Puas terhadap Kepemimpinan Presiden Jokowi

"Pendidikan dan pelatihan vokasional juga kita tata agar lebih adaptif dengan kebutuhan dunia industri. Redistribusi aset dan reforma agraria juga terus kita lakukan untuk mewujudkan pemerataan dan keadilan ekonomi," imbuh Jokowi.

Melalui Tanwir ke-1 Pemuda Muhammadiyah ini, Kepala Negara berharap agar kepengurusan Pemuda Muhammadiyah dapat terus mendorong budaya kewirausahaan dan berkolaborasi dengan kalangan generasi muda sebagai strategi dakwah kultural Pemuda Muhammadiyah dalam menebarkan nilai-nilai saling membantu di semua lini kehidupan kebangsaan.

"Nilai-nilai toleransi, persatuan dalam keberagaman, Islam wasathiyah harus tetap menjadi basis utama dari gerakan dakwah ekonomi ini. Saya berharap Pemuda Muhammadiyah berada pada garis terdepan dalam menjaga dan memperkokoh toleransi dan persatuan dalam keberagaman sesuai dengan ideologi kita Pancasila," tandasnya.

Baca Juga : Presiden Jokowi: Masyarakat Harus Makin Cerdas dan Kritis Sikapi Informasi

Untuk diketahui, Tanwir 1 Pemuda Muhammadiyah bertema "Dakwah Kolaboratif Memajukan Bangsa" digelar di Kota Manado, Sulawesi Utara, secara terbatas. Tanwir tersebut merupakan perhelatan strategis Pemuda Muhammadiyah di bawah muktamar atau merupakan forum musyawarah tertinggi kedua di organisasi otonom di lingkungan Muhammadiyah tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini