Soal Belajar Tatap Muka, Ketua DPR Harap Uji Coba Vaksin Anak Segera Rampung

Kiswondari, Sindonews · Jum'at 02 April 2021 12:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 02 337 2388313 soal-belajar-tatap-muka-ketua-dpr-harap-uji-coba-vaksin-anak-segera-rampung-Tb3NuwByRI.jpg Ketua DPR RI Puan Maharani (Foto : Istimewa)

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan pemerintah agar berhati-hati dalam melaksanakan kebijakan pembelajaran tatap muka (PTM), di sekolah pada masa pandemi Covid-19, di mana pemerintah menargetkan pembelajaran tatap muka secara terbatas mulai Juli 2021.

Peringatan itu disampaikan Puan agar pemerintah mengantisipasi penyebaran Covid-19 di sekolah. Pasalnya, muncul klaster sekolah di beberapa daerah yang sudah menguji coba pembelajaran tatap muka.

“Prinsipnya harus mengutamakan keselamatan siswa, pendidik dan tenaga pendidik, sehingga perlu keseimbangan antara aspek keselamatan dan pembelajaran siswa,” kata Puan kepada wartawan, Jumat (2/4/2021).

Baca juga:  100 Sekolah di Jakarta Mulai Belajar Tatap Muka pada 7 April

Politisi PDI Perjuangan itu menuturkan, pembelajaran tatap muka secara terbatas di sekolah juga harus atas izin orang tua murid dan dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

“Harus seizin orang tua karena orang tua yang mengetahui kondisi siswa. Penerapan protokol kesehatan ketat sejak dari rumah sampai di area sekolah,” terangnya.

Baca juga:  Resmi, Pemerintah Tetapkan Pembelajaran Tatap Muka Dimulai Juli

Namun, kata Puan, jika ada orang tua ingin anaknya tetap menggunakan metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), harus diakomodasi sekolah, sesuai dengan rencana kebijakan Pemerintah.

“Pastikan semua sekolah dan orang tua tahu dan paham bahwa anak-anak tetap bisa menggunakan metode pembelajaran jarak jauh jika orang tua menginginkan. Jangan sampai apa yang sudah diputuskan Kemendikbud tidak tersosialisasi dengan baik di lapangan,” pinta Puan

Lebih jauh, Puan menyampaikan agar segera ada uji coba keamanan vaksin untuk anak-anak.

"Sehingga para siswa mendapat prioritas untuk vaksinasi Covid-19," harapnya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini